Beranda / Entertainment / Michelle Ziudith Ungkap Tantangan Peran Emosional di Sinetron Jejak Duka Diandra, Akui Kelelahan Fisik dan Mental

Michelle Ziudith Ungkap Tantangan Peran Emosional di Sinetron Jejak Duka Diandra, Akui Kelelahan Fisik dan Mental

JAKARTA, Mediakarya – Aktris Michelle Ziudith mengungkap tantangan berat yang ia hadapi saat memerankan karakter utama dalam sinetron Jejak Duka Diandra yang tayang di SCTV. Di balik akting emosional yang memikat penonton, Michelle mengaku harus menghadapi tekanan fisik dan mental yang tidak ringan.

Memerankan sosok Diandra yang penuh konflik dan kesedihan membuat Michelle harus sering melakoni adegan menangis. Kondisi ini, menurutnya, berdampak langsung pada penampilan fisik, terutama di area wajah.

“Tantangan terbesarnya mungkin kerutan di bawah mata, kerutan di samping mata, takutnya penuaan dini,” ungkapnya dalam wawancara, Kamis (23/4/2026).

Pernyataan tersebut langsung ditanggapi lawan mainnya, Rio Dewanto, yang justru memuji penampilan Michelle. Ia menilai rekannya tersebut tetap terlihat awet muda meski telah lama berkarya di industri hiburan.

“Menurut gue sampai sekarang dia nggak ada bedanya, masih gitu-gitu aja,” ujar Rio sambil berseloroh.

Meski mendapat pujian, Michelle mengakui bahwa kondisi tubuhnya kini tidak sekuat dulu. Jadwal syuting yang padat serta tuntutan emosional membuatnya lebih mudah lelah dan rentan sakit.

“Sebenarnya sekarang gampang capek, gampang sakit. Kalau setiap hari nangis, itu kebawa emosinya. Belum lagi overstimulated karena ketemu banyak orang, waktu istirahat terbatas, dan perjalanan yang jauh,” jelasnya.

Ia juga menyoroti sulitnya menjaga kestabilan emosi agar tetap mampu menampilkan tangisan yang natural di tengah kondisi fisik yang menurun.

“Kurang tidur, sampai lokasi harus sedih lagi. Menstabilkan mental agar tetap happy itu susah banget. Badan capek, sampai makeup pun sudah nggak nempel karena benar-benar menangis terus,” tuturnya.

Dalam sinetron ini, Michelle kembali dipasangkan dengan Rio Dewanto di bawah arahan sutradara Epoy S Pradipta. Tayangan ini hadir setiap pukul 21.30 WIB dan terus menarik perhatian pemirsa berkat kekuatan akting para pemainnya. (adt)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *