JAKARTA, Media Karya – Calo proyek selalu punya banyak taktik demi mendapatkan pekerjaan di Pemerintahan Provinsi (Pemfrov) DKI Jakarta. Diantara mereka ada yang menekan beberapa pejabat dengan menjual nama-nama anggota DPRD.
Informasi yang didapatkan, calo berinisial ‘A’ dan ‘R’ sudah berkali kali keliling di beberapa Dinas meminta proyek. ‘A’ sendiri disebut-sebut merupakan salah satu keluarga pejabat pemerintah daerah dari luar DKI Jakarta.
Dua serangkai ini sudah berkali kali keliling di beberapa Dinas meminta proyek. Mereka juga sering memakai nama anggota politisi Kebon Sirih untuk memaksa dan menekan dinas untuk meloloskan keingainannya.
Pejabat salah satu dinas yang minta tidak disebutkan namanya mengatakan, Dirinya sudah beberapa kali dihubungi oleh ‘R’, dan ‘A’ memaksa meminta proyek pengadaan seragam.
“Setiap mau ada proyek mereka datang ke dinas temuin PPK minta proyek, kalau gak telepon ke Kepala Dinas menyebut nama anggota DPRD DKI, kan sama aja menekan kita untuk maksa mendapatkan pekerjaan,” ucapnya.
Dia mengungkapkan, calo ‘R’ dan ‘A’ sebelumnya pernah mendapatkan pekerjaan, namun hasil dan kualitas pekerjaannya kurang baik.
“Mereka pernah dikasih pekerjaan, itupun karena memang ada salah satu dewan ngomong mereka bagus kerjaannya, tapi pas dikasih hasilnya dan kualitasnya jauh dari standar,” ungkapnya meski tidak berkenan menyebut nama anggota dewannya.(dri)






