Parah, Rotasi dan Mutasi Jabatan di Pemkot Bekasi Dituding Sarat dengan KKN

- Penulis

Minggu, 2 November 2025 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Ketua Titah Rakyat Bekasi, Muhammad Ali menyoroti proses rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemerintahan Kota Bekasi Jawa Barat, diduga jadi ajang bagi-bagi jabatan yang sarat dengan praktik korupsi kolusi dan nepotisme (KKN).

Hal tersebut dikatakan Ali menanggapi isu mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan adik ipar Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi yang berinisial B. Dari informasi yang di dapat, bahwa ASN berisinial (SS) merupakan pindahan dari Kabupaten Bekasi.

Padahal, lazimnya ASN yang baru pindah memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memahami dinamika organisasi yang baru.

Ali menuding pengangkatan seorang ASN yang memiliki hubungan keluarga dengan pejabat tinggi di Dinkes Kota Bekasi ini merupakan praktik nepotisme.

Meski Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengklaim bahwa rotasi dan mutasi jabatan dilakukan secara transparan dan objektif, berdasarkan evaluasi dan uji kompetensi, namun paktanya pengangkatan jabatan di Pemkot Bekasi tidak berdasarkan meritokrasi.

Baca Juga:  KPK Usut Pemotongan Uang ASN Kota Bekasi

“Jika terbukti ada nepotisme atau konflik kepentingan dalam proses rotasi dan mutasi ini, maka itu merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang ASN dan peraturan terkait lainnya,” ujar Ali dalam keterangannya, Satu (2/10/2025).

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti terkait praktik nepotisme dalam rekrutmen dan mutasi ASN sebagai salah satu faktor yang dapat memicu korupsi .

“Kami mendesak Wali Kota Bekasi untuk membatalkan pejabat mutasi tersebut. Karena, prosesnya tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku atau melanggar Undang-Undang ASN,” tegasnya.

Sebagai informasi, salah seorang ASN tersebut merupakan pindahan dari Kabupaten Bekasi. Kini, langsung menduduki jabatan Kepala Seksi (Kasie) Penunjang di RSUD tipe D Bantar Gebang. (Jimy)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Polres Metro Bekasi Kota Gelar OKJ, Sasar Pelaku Kejahatan Jalanan
Rapat Pleno Terkesan Buram, Kredibilitas Ketum AMPG Dipertanyakan
Siswa SMAN 5 Kota Bekasi Torehkan Prestasi Pada Event Savate di Nepal
Jakarta 22 Satukan Komunitas Kreatif Sambut Jakarta 500 Tahun
Peringati Hari Keanekaragaman Hayati, Prabu Peduli Lingkungan Lepas Ikan Sapu-sapu di Kali Bantargebang
Politisi PDIP Sebut Banyak Kades Tak Paham Soal Mekanisme KDMP
Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi Pompanisasi Mandek, ETOS: Siapa di Belakang Kepala Dinas SDA Pemprov DKI?
Membahas Dualisme dan Atlet Dilarang Bertanding
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:09 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Gelar OKJ, Sasar Pelaku Kejahatan Jalanan

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:48 WIB

Rapat Pleno Terkesan Buram, Kredibilitas Ketum AMPG Dipertanyakan

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:53 WIB

Siswa SMAN 5 Kota Bekasi Torehkan Prestasi Pada Event Savate di Nepal

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:26 WIB

Jakarta 22 Satukan Komunitas Kreatif Sambut Jakarta 500 Tahun

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:10 WIB

Peringati Hari Keanekaragaman Hayati, Prabu Peduli Lingkungan Lepas Ikan Sapu-sapu di Kali Bantargebang

Berita Terbaru

Dokumentasi pelantikan Pengurus Pusat AMPG Periode 2024-2029 (foto; dok. Mediakarya

Megapolitan

Rapat Pleno Terkesan Buram, Kredibilitas Ketum AMPG Dipertanyakan

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:48 WIB