Pelatih dan Orang Tua Atlet Nias Selatan Patungan Sebar Proposal Demi Piala Presiden

- Editor

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NIAS SELATAN, Mediakarya – Keterbatasan anggaran kembali menjadi momok bagi perkembangan dunia olahraga di Kabupaten Nias Selatan. Dari total delapan atlet karate berprestasi yang telah resmi terdaftar di kepanitiaan Kejurnas Karate Open Championship & Festival Piala Presiden, hanya satu orang atlet yang dipastikan berangkat untuk bertanding di Lampung pada 26–28 Juni.

Tujuh atlet lainnya terpaksa mengubur mimpi mereka berlaga di tingkat nasional akibat kendala finansial yang menghadang kontingen.

Mirisnya, keberangkatan satu-satunya atlet perwakilan Nias Selatan ini bukan bersumber dari anggaran pemerintah daerah. Perjalanan ini murni terwujud berkat jerih payah dan dedikasi sang pelatih, Senpai S. Nehe.

“Kami sangat menyayangkan situasi ini. Ada delapan anak yang punya potensi besar dan sudah terdaftar resmi untuk membawa nama Nias Selatan di Piala Presiden. Namun, karena keterbatasan dana, kami harus realistis. Satu atlet yang berangkat ini pun hasil dari kami mengetuk pintu ke pintu membawa proposal bersama orang tua atlet. Sama sekali tidak ada bantuan dari Bupati atau pemda,” ujar Senpai S. Nehe.

Bersama dengan para orang tua atlet, mereka berinisiatif menggalang dana mandiri dengan menyebarkan proposal demi menutupi biaya akomodasi dan transportasi.

Baca Juga:  Optimalkan PAD Pariwisata dan Perikanan, Pemkab Nias Selatan dan Pemkab Kepulauan Mentawai Gelar Rakor Strategis

“Sebagai orang tua, kami sedih melihat anak-anak batal berangkat padahal sudah latihan keras. Kami patungan dan bantu Senpai sebar proposal sebisa kami demi ada satu perwakilan yang tetap pergi. Kami berharap Bapak Bupati bisa lebih peduli pada nasib dan bakat anak-anak daerah yang mau berprestasi ini,” ungkap salah satu perwakilan orang tua atlet yang enggan disebutkan namanya.

Hingga keberangkatan kontingen, dilaporkan tidak ada bantuan dana sepeser pun yang mengalir dari Bupati Nias Selatan maupun instansi pemerintah terkait untuk mendukung para putra-putri daerah ini.

“Anak-anak sudah siap bertanding, tapi anggaran yang menjadi penghalang. Kami bergerak mandiri lewat proposal karena nihilnya bantuan dari pemerintah daerah,” tegas Senpai S. Nehe.

Situasi ini memicu keprihatinan besar mengenai komitmen pemerintah daerah dalam mendukung bakat-bakat muda yang siap membawa nama baik Nias Selatan di kancah nasional.

Sang pelatih dan orang tua atlet berharap kejadian serupa tidak terulang kembali, dan ada perhatian nyata bagi masa depan atlet yang telah berjuang keras dalam latihan.(Nan)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sambut HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Nias Selatan Gelar Open Turnamen Tenis Meja Ganda Putra
Bupati Nias Selatan Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Lewat Program PKG
Analis Hukum Ini Soroti Kasus Dugaan Perundungan Terhadap Masyarakat Adat Pulau Seram
Patriot Merdeka Cup Sajikan Padel Meriahkan HUT RI
Hadiri Pembukaan Patriot Merdeka Cup, Ini Pesan Ketua Kadin Kota Bekasi
Gelorakan Semangat Kemerdekaan, Polres Nisel Gandeng LSM dan Mahasiswa Hijaukan Jalanan dengan Merah Putih
Pakar Komunikasi Ini Apresiasi atas Penghargaan Diraih Polres Pamekasan dari Kapori
OT Peduli Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Gempa M 7,7 Nagekeo NTT

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Sambut HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Nias Selatan Gelar Open Turnamen Tenis Meja Ganda Putra

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Bupati Nias Selatan Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Lewat Program PKG

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Analis Hukum Ini Soroti Kasus Dugaan Perundungan Terhadap Masyarakat Adat Pulau Seram

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:13 WIB

Patriot Merdeka Cup Sajikan Padel Meriahkan HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Hadiri Pembukaan Patriot Merdeka Cup, Ini Pesan Ketua Kadin Kota Bekasi

Berita Terbaru