PendidiKetua BEM UPN Veteran Ajak Mahasiswa Dukung Misi Asta Cita

- Penulis

Selasa, 29 April 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA, Mediakarya – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei mendatang, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Kaleb Otniel Aritonang, menyerukan ajakan kepada seluruh mahasiswa di Indonesia untuk mendukung misi “Asta Cita” yang diinisiasi Pemerintah demi kemajuan pendidikan nasional.

Pernyataan ini dilontarkannya menyikapi situasi sosial dan politik saat ini, yang ditandai dengan maraknya aksi unjuk rasa serta narasi negatif terhadap Pemerintah di media sosial.

“Kita sebagai mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan memajukan bangsa, khususnya melalui pendidikan. Jangan mudah terprovokasi oleh hoaks atau isu yang ingin memecah belah,” tegas Kaleb dalam wawancara, Senin (28/4).

Lebih lanjut, Kaleb mengajak mahasiswa untuk kritis namun tetap konstruktif. Ia menegaskan pentingnya mahasiswa menjadi agen perubahan yang mampu menyaring informasi dan menyuarakan aspirasi tanpa harus terjebak dalam konflik horizontal. Menjelang Hardiknas, Kaleb mengimbau mahasiswa untuk memperingati hari penting ini dengan kegiatan positif, intelektual, dan inspiratif.

“Kita bisa memperingati Hardiknas dengan diskusi publik, kampanye literasi, hingga aksi nyata di lingkungan sekitar. Saatnya mahasiswa bersinar bukan hanya karena aksi, tapi juga solusi,” tambahnya.

Ketua BEM UPN Veteran Jakarta, Kaleb Otniel Aritonang, menyerukan dukungan terhadap misi besar Pemerintah dalam program “Asta Cita”, khususnya dalam sektor pendidikan. Dalam pernyataan terbarunya, Kaleb menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan Pemerintah demi masa depan pendidikan yang inklusif dan progresif.

Baca Juga:  Rangkaian KTT Ke-42 ASEAN Dimulai di Labuan Bajo

Menurut Kaleb, banyaknya aksi demonstrasi dan narasi negatif yang berkembang harus dihadapi dengan cara yang cerdas dan bijak. Ia menekankan bahwa mahasiswa perlu menyaring informasi yang beredar di media sosial, dan tidak mudah terpancing oleh provokasi yang merugikan persatuan bangsa.

“Jangan sampai kita hanya jadi alat untuk konflik. Mahasiswa harus hadir sebagai solusi, bukan hanya kritik,” ucap Kaleb.

Menjelang Hari Pendidikan Nasional, ia mengajak semua mahasiswa untuk memberikan kontribusi positif. “Ayo kita maknai Hardiknas dengan kegiatan intelektual yang bisa memberikan dampak nyata.”

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (BEM UPN) secara tegas menyatakan dukungan terhadap aksi buruh yang akan digelar pada 1 Mei mendatang dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day.

Kaleb menyampaikan bahwa pihaknya turut menjadi bagian dari Gerakan Mahasiswa bersama Rakyat (Gemarak), sebuah aliansi yang menyatukan elemen mahasiswa dan masyarakat dalam memperjuangkan hak-hak buruh serta keadilan sosial.

“Kami mendukung penuh perjuangan buruh. May Day bukan hanya milik pekerja, tetapi momentum bersama untuk menyuarakan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat,” ujar Kaleb dalam keterangannya, Senin (28/4).

Lebih lanjut, Kaleb menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa dalam aksi May Day merupakan bentuk nyata solidaritas antar kelas dan penegasan sikap bahwa perjuangan buruh adalah perjuangan bersama. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Digitalisasi Polri Melangkah Menuju Kepolisian Global
Koalisi Masyarakat Sipil Sebut Pemaksaan Kesaksian Andri Yunus adalah Bentuk Ancaman
Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan
Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah
Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?
BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan
Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:20 WIB

Digitalisasi Polri Melangkah Menuju Kepolisian Global

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:09 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Sebut Pemaksaan Kesaksian Andri Yunus adalah Bentuk Ancaman

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:51 WIB

Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:20 WIB

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Berita Terbaru

Personel lalu Lintas Polri saat melakukan apel (Foto: Sumber Net)

Headline

Digitalisasi Polri Melangkah Menuju Kepolisian Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:20 WIB

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB