Perebutan Kursi Ketua DPD PD DKI Mulai Memanas

- Penulis

Senin, 1 November 2021 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lambang Partai Demokrat

Lambang Partai Demokrat

JAKARTA, Mediakarya – Aksi penyerahan dukungan yang dilakukan 5 DPC PD di DKI terhadap pencalonan Ketua Komisi A DPRD DKI,Mujiono untuk menjadi ketua DPD PD DKI dinilai menyalahi aturan.

Hal itu disebabkan, dalam mekanisme pencalonan ketua DPD PD DKI. Idealnya dukung-mendukung hanya bisa dilakukan pada saat pelaksanaan musda, tidak memberikan dukungan terhadap calon melalui DPP PD.

Walhasil, Mujiono yang kini menjabat ketua OKK DPD PD DKI dituding ngebet ingin mendongkel posisi Santoso dari kursi Ketua DPD PD DKI.

“Aturanya tidak ada, penyerahan dukungan pada calon ketua DPD PD DKI diserahkan ke DPP. Kok bisa 5 DPC PD langsung ke DPP menyerahkan dukungannya,” ujar wakil ketua DPD PD DKI, Amirullah kepada wartawan, Senin (1/11).

Politisi yang akrab disapa Amink itu menilai, adanya manuver politik yang dilakukan 5 ketua DPC dengan memberikan dukungan pada DPP PD merupakan blunder politik. “Disamping menyalahi aturan, 5 DPC PD ini sudah membuat gaduh partai. Kita sangat menyesalkan hal ini bisa terjadi,” bebernya.

Baca Juga:  Politisi DKI Sebut Ulama Berperan Menekan Angka Golput di Pileg dan Pilpres 2024

Apalagi, lanjut Amink sesuai aturan jabatan yang diamanatkan pada Santoso hasil Musda lalu. Masa jabatan akan berakhir pada 2022 mendatang. “Saat ini kepanitiaan Musda PD DKI pun belum dibentuk. Ini kan aneh, jika calon sudah ada yang mendaftarkan diri membawa dukungan 5 DPC ke DPP,” paparnya.

Diyakininya, DPP tidak akan merespon aksi lucu-lucuan seperti itu. Apalagi Ketum PD, AHY pun dikenal sangat bijaksana dan patuh terhadap mekanisme organisasi.”Saya yakin dukungan 5 DPC itu tidak akan diterima. Karena sudah menyalahi mekanisme organisasi dan menjurus pada upaya pendongkelan secara paksa terhadap Santoso dari jabatannya sebagai ketua DPD PD DKI,” tegasnya.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ketua DPRD Soroti Rencana Pemkot Bekasi Akan Relokasi PPPK Menjadi Tenaga Guru
Forkorindo Bekasi Raya Pertanyakan Keseriusan Kejari Ungkap Dugaan Korupsi di Dishub dan Disdik Kota Bekasi
PMPRI Dukung Langkah LIN Kota Bekasi Ungkap dugaan Penyalahgunaan Anggraan HPN
IPW Kecam Tindakan Sejumlah Prajurit TNI Diduga Datangi Dirkrimsus Polda Metro
Gulirkan Program ‘Ayo Sunat’ Dengan Jemput Bola, Sarwin Ingin Masyarakat Rasakan Manfaat Nyata
IPW Dorong Panglima TNI Tarik Pasukan Penjaga Rumah Jampidsus
Penataan Setu Babakan, Mbak Yuke: Harus Tetap Berpihak Kepada Warga
Tipikor Polri dan Ditreskrimsus PMJ Geledah 8 Lokasi Diduga TPPU
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:43 WIB

Ketua DPRD Soroti Rencana Pemkot Bekasi Akan Relokasi PPPK Menjadi Tenaga Guru

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:05 WIB

Forkorindo Bekasi Raya Pertanyakan Keseriusan Kejari Ungkap Dugaan Korupsi di Dishub dan Disdik Kota Bekasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:14 WIB

PMPRI Dukung Langkah LIN Kota Bekasi Ungkap dugaan Penyalahgunaan Anggraan HPN

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:17 WIB

IPW Kecam Tindakan Sejumlah Prajurit TNI Diduga Datangi Dirkrimsus Polda Metro

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:34 WIB

Gulirkan Program ‘Ayo Sunat’ Dengan Jemput Bola, Sarwin Ingin Masyarakat Rasakan Manfaat Nyata

Berita Terbaru

Raja Juli Antoni dan Anies Baswedan (Foto;Ist)

Opini

Raja Juli Antoni, Seteru Anies Baswedan Masuk Radar KPK

Jumat, 10 Jul 2026 - 09:09 WIB