Jakarta, Mediakarya – Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia atau Hakordia 2024 yang jatuh pada hari Senin (9/12) menjadi momentum bagi seluruh pejabat publik baik legislatif maupun eksekutif di lingkungan Pemprov DKI untuk berkomitmen wujudkan pengelolaan keuangan yang transparan, sebagai upaya pencegahan tindak korupsi.
“Di momentum ini, saya mengajak seluruh pejabat publik baik legislatif maupun eksekutif di lingkungan Pemprov DKI untuk berkomitmen wujudkan pengelolaan keuangan yang transparan, sebagai upaya pencegahan tindak korupsi,” anggota komisi A DPRD DKI Jakarta, Inad Luciawaty kepada wartawan, Selasa (10/12).
Mudah-mudahan lanjut politisi PKS ini dengan adanya transparan dan keterbukaan, tidak terjadi tindak korupsi.
“Apalagi semua pejabat pernah disumpah,” ujar Inad lagi.
Politisi dapil Jakarta Barat ini yakin para pejabat bisa menunaikan kewajiban dan sumpah janjinya saat dilantik. Yakni menjadi pelayan masyarakat dengan jujur dan tidak menyalahgunakan jabatan.
“Setelah sumpah itu, seharusnya sudah memahami bahwa kita tidak boleh melakukan tindak korupsi, salah satunya penyalahgunaan anggaran,” ungkap Inad.
Senada dengan Inad, anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Zahrina Nurbaiti juga mengingatkan para pejabat agar memiliki kesadaran yang tinggi untuk menjauhkan diri dari tindak korupsi.
“Dengan disumpah, kita harus komitmen tidak melakukan tindak korupsi. Minimal lebih transparansi sebagai upaya pencegahan korupsi,” pungkas Zahrina yang juga politisi PKS.(dri)




