Pertama di Indonesia, Amarta Karya Bangun SPAM 2×50 Liter/Detik

- Editor

Kamis, 7 Juli 2022 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pejabat Kementerian PUPR bersana jajaran PT AMKA saat meninjau proyek SPAM di NTT.

Pejabat Kementerian PUPR bersana jajaran PT AMKA saat meninjau proyek SPAM di NTT.

KUPANG, Mediakarya– Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beserta jajaran PT Amarta Karya (Persero) pada tanggal 1-2 Juli 2022, mengunjungi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Wae Mese II provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam kunjungan tersebut, pihak Kementerian PUPR dihadiri oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti, Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Wahyu Kusumosusanto beserta jajarannya.

Sedangkan dalam kunjungan ke SPAM Wae Mese II NTT turut mendampingi direktur utama Amarta Karya (AMKA) Nikolas Agung SR, Senior Vice President Keuangan & Akuntansi Onky Reza dan Project Manager SPAM Wae Mese II Hendri.

Kunjungan ini dalam rangka memastikan kesiapan Proyek SPAM Wae Mese II untuk kegiatan Peresmian Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Kawasan Marina, Labuan Bajo, NTT pada bulan Juli 2022.

Baca Juga:  Direktur Sido Muncul Mengaku Keberatan Dengan Meme ‘TolakAnies’ di Kemasan Jamu Tolak Angin

Menurut Dirjen Cipta Karya, Diana Kusumastuti, bahwa Proyek SPAM Wae Mese II merupakan pembangunan SPAM pertama di Indonesia dengan kapasitas 2×50 per detik.

Sementara itu, Direktur Utama PT AMKA Nikolas Agung mengaku bangga atas kontribusi AMKA dan dipercaya untuk membangun proyek KSPN di antaranya pengerjaan proyek SPAM.

“Suatu hal yang patut kita syukuri dan kita banggakan atas kontribusi AMKA terhadap pembangunan infrastruktur di Indonesia, di sisi lain bahwa saat ini AMKA sedang membangun SPAM juga di Simoro Sulawesi Tengah,” jelasnya baru-baru ini.

Pihaknya juga berharap buah karya AMKA dapat dinikmati oleh masyarakat, hal itu sebagai bentuk dukungan perusahaan plat merah dalam rangka menyukseskan program pemerintahan Joko Widodo dalam sektor pembangunan infrastruktur. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Persoalan Tanah Sejak 2017, G Nyoman Tio Rae Tempuh Jalur Hukum ke Mabes Polri
Ribuan Anthurium Terbang ke Philipina Tiap Bulan, Stok Petani Tanaman Hias Karanganyar Menipis
Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas
Kapolres Nias Selatan Terima Audensi Dari Perwakilan GMNI
Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 00:10 WIB

Persoalan Tanah Sejak 2017, G Nyoman Tio Rae Tempuh Jalur Hukum ke Mabes Polri

Kamis, 24 September 2026 - 12:32 WIB

Ribuan Anthurium Terbang ke Philipina Tiap Bulan, Stok Petani Tanaman Hias Karanganyar Menipis

Kamis, 24 September 2026 - 11:02 WIB

Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas

Kamis, 24 September 2026 - 10:48 WIB

Kapolres Nias Selatan Terima Audensi Dari Perwakilan GMNI

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Berita Terbaru