Pilpres AS Diprediksi Tidak Akan Mengubah Kebijakan terhadap Palestina

- Penulis

Kamis, 7 November 2024 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Pemilu Amerika Serikat (AS) 2024 diperkirakan akan berlangsung ketat, dengan sejumlah negara bagian kunci menjadi penentu hasil akhir, antara lain Georgia, Pennsylvania, Michigan, Nevada, dan Wisconsin.

Menurut Dr. Agus Haryanto, Ketua Umum AIHII 2020-2023, prediksi mengenai pemenang pemilu AS kali ini sangat sulit dilakukan.

“Saya menilai situasi ini mengingatkan pada persaingan ketat antara Al Gore dan George W. Bush pada pemilu AS 2000, yang berakhir dengan hasil yang sangat tipis dan kontroversial,” katanya berdasarkan keterangannya, Kamis (7/11/2024).

Agus mengatakan, salah satu isu yang menjadi perhatian utama di tingkat internasional adalah kebijakan luar negeri AS terhadap Palestina pasca-pemilu.

Agus memprediksi bahwa baik Joe Biden maupun Donald Trump kemungkinan besar tidak akan mengubah kebijakan AS yang telah ada terkait Palestina.

“Biden diperkirakan akan melanjutkan kebijakan yang diterapkan pemerintahan sebelumnya, sementara Trump, yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, kemungkinan akan mempertahankan kebijakan pro-Israel, termasuk kebijakan kontroversial pemindahan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem pada 2016,” ucapnya.

Baca Juga:  Jumlah Pemeluk Islam di AS Meningkat Drastis

Dari sisi Indonesia, Dr. Agus mengungkapkan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kemungkinan besar akan menunggu hasil pemilu AS sebelum menentukan langkah-langkah selanjutnya dalam kebijakan luar negeri.

“Salah satu fokus utama Indonesia adalah bagaimana kebijakan luar negeri presiden terpilih nanti akan memengaruhi hubungan Indonesia dengan negara-negara besar, terutama dalam menghadapi dinamika pengaruh China di kawasan Asia,” ujarnya

Dengan demikian, meskipun hasil pemilu AS masih sulit diprediksi, dampaknya diperkirakan akan sangat besar, baik bagi kawasan Timur Tengah, Asia, maupun kebijakan luar negeri Indonesia ke depan. (mrf)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Iran, Kunci dan Tumbal Dunia 
Parlemen Bubar, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu Terancam Digulingkan
Jelang Puncak Ibadah Haji, Kepala BPKN Imbau Seluruh Jamaah Haji Indonesia Jaga Kondisi Fisik
AS Mulai Melunak dengan Iran, Israel Malah Ngambek ke Trump
Menlu Iran Sebut Selat Hormuz Tetutup Hanya untuk Kapal Musuh
Ini Baru Keren, Iran Berhasil Kembangkan Kapal Selam Fatah di Tengah Sanksi Embargo
Hizbullah: Medan Tempur akan Dijadikan Neraka Bagi Tentara Zionis
Picu Ketegangan di Teluk, Iran Peringatkan Negara Eropa Tak Kirimkan Kapal Perangnya ke Selat Hormuz
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:48 WIB

Iran, Kunci dan Tumbal Dunia 

Senin, 25 Mei 2026 - 05:40 WIB

Parlemen Bubar, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu Terancam Digulingkan

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:15 WIB

Jelang Puncak Ibadah Haji, Kepala BPKN Imbau Seluruh Jamaah Haji Indonesia Jaga Kondisi Fisik

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:17 WIB

AS Mulai Melunak dengan Iran, Israel Malah Ngambek ke Trump

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:26 WIB

Menlu Iran Sebut Selat Hormuz Tetutup Hanya untuk Kapal Musuh

Berita Terbaru

Adi Suparto: Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik

Headline

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Jun 2026 - 22:02 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat didatangi para siswa SD di Jakarta.

DKI

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:34 WIB