Iran Cuan 300 Triliun Donald Trump Kelabakan Perang Selat Hormuz

- Editor

Senin, 27 Juli 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selat Hormuz (Foto : Wikipedia)

Selat Hormuz (Foto : Wikipedia)

Jakarta, Mediakarya – Iran mengklaim telah menjual minyak dengan total lebih dari Rp 300 Triliun atau setara 18 miliar dolar Amerika Serikat (AS) selama berperang dan gencatan senjata dengan AS. Klaim tersebut disampaikan oleh Kementerian Perminyakan Iran pada Sabtu (25/7/2026).

“Ini mencakup lebih dari 60 persen pendapatan minyak yang diproyeksikan dalam anggaran tahun ini di tengah krisis,” pernyataan resmi Kementerian Perminyakan Iran, dilansir The Strait Times pada Minggu (26/7/2026).

Pada akhir Juni lalu, pemerintah Iran sama sekali tidak bisa mengekspor minyaknya ke pasar global karena blokade pelabuhan yang dilakukan oleh Negeri Paman Sam. Kementerian Perminyakan Iran menambahkan, mereka berhasil menjual minyak dengan total harga 11,5 miliar dolar AS atau Rp206,1 triliun saat masih berperang dengan AS. Sementara itu, selama gencatan senjata, Iran berhasil menjual minyak dengan total harga 6,5 miliar dolar AS atau Rp116,4 triliun.

Baca Juga:  Ini Baru Keren, Iran Berhasil Kembangkan Kapal Selam Fatah di Tengah Sanksi Embargo

AS masih melakukan blokade terhadap semua pelabuhan milik Iran. Hal tersebut juga sudah dikonfirmasi oleh CENTCOM pada Minggu. CENTCOM mengatakan, blokade ini akan dilakukan sampai Iran membuka kembali Selat Hormuz. Presiden Donald Trump memutuskan untuk menghentikan blokade terhadap pelabuhan Iran. Ini karena AS dan Iran sudah mencapai kesepakatan damai. Namun, pada 14 Juli, Trump kembali memblokade semua pelabuhan Iran. Kebijakan ini dilakukan sebagai balasan karena Iran kembali menutup Selat Hormuz dan menyerang kapal komersial yang melintas di sana.

Blokade AS terhadap pelabuhan Iran sudah dimulai sejak April lalu. Ketika itu, langkah tersebut dilakukan sebagai balasan terhadap Iran karena sudah menutup Selat Hormuz secara penuh. Blokade ini membuat Iran tidak bisa mengekspor minyak ke pasar global melalui pelabuhannya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Presiden Iran Serukan Persatuan Islam Larang Negara Muslim Jadi Pangkalan Militer AS
Garda Revolusi Iran IRGC Hadiahkan Rp177 Miliar Untuk Kepala Barron Trump
Beijing Tolak Sanksi Ekonomi Washington Atas Teheran
Menlu Iran Tegaskan Rezim Zionis Israel Penghalang Utama Gencatan Senjata
Hadiri Forum Dunia, BPKN RI Sampaikan Sejumlah Poin Penting Tentang Perlindungan Konsumen
Hadiri Sidang IGE ke-9 UNCTAD di Jenewa, BPKN RI Dorong Penguatan Perlindungan Konsumen Berbasis Teknologi
Iran, Kunci dan Tumbal Dunia 
Parlemen Bubar, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu Terancam Digulingkan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:24 WIB

Presiden Iran Serukan Persatuan Islam Larang Negara Muslim Jadi Pangkalan Militer AS

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:06 WIB

Garda Revolusi Iran IRGC Hadiahkan Rp177 Miliar Untuk Kepala Barron Trump

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Beijing Tolak Sanksi Ekonomi Washington Atas Teheran

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:45 WIB

Menlu Iran Tegaskan Rezim Zionis Israel Penghalang Utama Gencatan Senjata

Senin, 27 Juli 2026 - 18:15 WIB

Iran Cuan 300 Triliun Donald Trump Kelabakan Perang Selat Hormuz

Berita Terbaru