Prabowo Diprediksi Menang Satu Putaran, Fransiscus Go: Kita Dukung Pemerintah Baru Songsong Indonesia Emas

- Penulis

Rabu, 14 Februari 2024 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Setelah melewati proses panjang, Komisi Pemilihan Umum menggelar Pemilu pada hari ini (14/2/2024). Seluruh rakyat Indonesia melaksanakan Pesta Demokrasi. Agenda yang diselenggarakan setiap lima tahun ini membawa harapan baik segenap rakyat Indonesia untuk menentukan pemimpin Indonesia berikutnya.

“Selamat kepada calon pemimpin bangsa, walau nanti definitif akan diumumkan oleh lembaga resmi negara,” ucap Fransiscus Go.

Tentunya Pemilu yang diselenggarakan hari ini merupakan langkah awal penentuan nasib Indonesia 5 tahun ke depan. Setiap pasangan calon presiden dan wakil presiden telah mengumumkan program kerja yang mereka usung selama 3 bulan terakhir. Fransiscus Go yang namanya juga masuk dalam bursa calon Gubernur NTT berharap Indonesia tetap dalam kondisi stabil dan semua program kerja baik dapat berlanjut.

“Semoga Indonesia tetap terjaga, program-program kerja yang baik bisa berlanjut. Semua pihak kembali fokus kepada tugas masing-masing,” tambah Fransiscus Go.

Tentunya presiden dan wakil presiden terpilih nanti diharapkan dapat membawa kebaikan semua bidang serta semua kalangan masyarakat Indonesia. Pemimpin Indonesia hendaknya memprioritaskan program-program pengentasan kemiskinan dan mendukung pergerakan roda ekonomi Indonesia. Dengan demikian, seluruh rakyat Indonesia kembali bangkit setelah mengalami keterpurukan akibat Pandemi Covid-19.

“Saya berharap pajak diturunkan atau meringkankan dunia usaha sehingga roda ekonomi bisa berputar kembali, walau sedikit pelan,” harap Fransiscus Go.

Pajak yang ringan tentunya akan menjadi salah satu pendorong kebangkitan UMKM dan pelaku industri di Indonesia. Pemerintah baru terpilih diharapkan lebih mendorong banyak lagi akses bagi UMKM dan pelaku industri agar mereka memiliki kemudahan serta lingkungan kondusif dalam berkarya. Akses permodalan yang lebih mudah dan pajak ringan akan menghindarkan rakyat kecil pelaku UMKM terjerat pinjaman online.

Baca Juga:  Prabowo Usulkan Kampung untuk Orang Indonesia di Arab Saudi

Proses pemilu saat ini juga dinilai banyak kalangan lebih kondusif dibandingkan dengan pemilu 2019 lalu. Masyarakat tentu telah belajar bahwa perpecahan tidak akan membawa manfaat berarti. Sebaliknya, masyarakat diharapkan saling bersinergi demi terwujudnya cita-cita rakyat Indonesia yang hidup lebih sejahtera.

Tak dimungkiri, dukungan teknologi yang semakin berkembang membantu masyarakat untuk menelaah dan menilai lebih bijak setiap paslon capres dan cawapres. Masyarakat tidak lagi mudah dipecah belah dengan hoaks dan mendapatkan pemberitaan yang lebih berimbang. Adanya media sosial dan teknologi AI (artificial intelligence) memiliki dampak lebih besar saat ini. Setiap paslon dituntut lebih kreatif dalam menyosialisasikan program kerja mereka, termasuk menggaet dukungan dari generasi Z yang lekat dengan teknologi.

“Proses Pemilu sangat transparan karena sebagian besar sudah didukung teknologi mutakhir sehingga faktor eror makin kecil dibanding pemilu sebelumnya. Kita dukung Pemerintah Baru Terpilih untuk menyongsong Indonesia Emas,” pungkas Fransiscus Go.

Mari, kita kawal proses pemilu 2024 dalam suasana kondusif dan saling mendukung satu sama lain. Hindari perpecahan dan berfokus dalam mendukung program kerja pemerintah yang baru. Mari katong baku jaga!(hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ratusan Kader Senior Parpol di Jabar Bergabung ke PSI, Ketua Bappilu Sebut Partainya Sangat Terbuka
Yayasan Vardhana Nawasena Network Luncurkan Film Dokumenter Wanam: Menanam Masa Depan di Tanah Papua
Mabes TNI Bantah Anggotanya Geruduk Mapolda Metro Jaya
Tipikor Polri dan Ditreskrimsus PMJ Geledah 8 Lokasi Diduga TPPU
Seleksi Taruna Akpol 2026 Gunakan Teknologi Kedokteran Modern, Wakapolri Pastikan Transparansi
Penerimaan Mahasiswa PTN Membabibuta, Sejumlah PTS Terancam Gulung Tikar
Kian Parah, Ternyata Tiga Pimpinan BGN Rangkap Jabatan di BUMN
Tempatkan Polri Paling Korup di Asia Tenggara, Haidar Sebut Metodologi Indexmundi Tak Layak Jadi Rujukan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:02 WIB

Ratusan Kader Senior Parpol di Jabar Bergabung ke PSI, Ketua Bappilu Sebut Partainya Sangat Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:28 WIB

Yayasan Vardhana Nawasena Network Luncurkan Film Dokumenter Wanam: Menanam Masa Depan di Tanah Papua

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:23 WIB

Mabes TNI Bantah Anggotanya Geruduk Mapolda Metro Jaya

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:16 WIB

Tipikor Polri dan Ditreskrimsus PMJ Geledah 8 Lokasi Diduga TPPU

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:21 WIB

Seleksi Taruna Akpol 2026 Gunakan Teknologi Kedokteran Modern, Wakapolri Pastikan Transparansi

Berita Terbaru