JAKARTA, Mediakarya – Perumda Dharma Jaya terus memperluas layanan distribusi pangan melalui program bazar keliling guna memudahkan masyarakat memperoleh protein hewani dengan harga terjangkau. Hingga Juni 2026, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta itu telah merealisasikan 816 titik bazar yang tersebar di berbagai wilayah ibu kota.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan mendekatkan layanan pangan kepada masyarakat melalui bazar rutin dan armada food truck.
Menurutnya, program tersebut dirancang agar warga dapat memperoleh daging berkualitas tanpa harus datang ke pasar atau pusat penjualan.
“Tujuan utama kami adalah memastikan distribusi protein hewani dapat diakses langsung oleh masyarakat. Dengan 816 titik yang sudah berjalan, kami optimistis target 1.416 titik di akhir tahun ini dapat tercapai,” kata Raditya dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).
Untuk memperkuat layanan, Perumda Dharma Jaya juga menambah armada kendaraan berpendingin dari dua unit menjadi empat unit. Penambahan armada ini diharapkan mampu mempercepat distribusi sekaligus menjaga kualitas produk selama proses pengiriman hingga ke tangan konsumen.
“Armada tambahan ini merupakan investasi kami untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga saat diterima masyarakat. Selain itu, kami juga ingin lebih cepat merespons kebutuhan warga di berbagai wilayah Jakarta,” ujarnya.
Keberadaan bazar pangan keliling tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Siti Aminah (42), warga Kelurahan Klender, mengaku rutin berbelanja saat food truck Dharma Jaya hadir di lingkungannya.
Menurutnya, selain menawarkan harga yang lebih terjangkau dibandingkan pasar, lokasi bazar yang dekat dengan permukiman membuat warga lebih mudah memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Cukup terbantu, apalagi harga daging di sini lebih murah dari harga pasar. Lokasinya juga dekat dengan rumah, jadi tidak perlu jauh-jauh ke pasar,” katanya.
Hal senada disampaikan Budi Santoso (35), warga Kelurahan Kramat Jati. Ia mengaku terbantu dengan jadwal bazar yang diinformasikan secara rutin oleh pihak kelurahan.
“Mobilnya datang langsung ke sini, jadi lebih praktis untuk belanja stok daging mingguan tanpa harus repot di jalan,” ujarnya.
Sebagai BUMD yang bergerak di sektor pangan, Perumda Dharma Jaya menyatakan program bazar keliling merupakan bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat. Program tersebut juga mendukung langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga stabilitas pasokan serta mengendalikan inflasi pangan.
Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai jadwal bazar dan daftar harga produk melalui akun Instagram resmi @djawarameat. (hab)











