Program Samisade Dapat Dongkrak Desa Tertinggal

- Editor

Kamis, 26 Agustus 2021 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Rancabungur Sumantri saat launching Samisade dihadiri Tripika Kecamatan Rancabungur Kabupaten Bogor.

Kades Rancabungur Sumantri saat launching Samisade dihadiri Tripika Kecamatan Rancabungur Kabupaten Bogor.

BOGOR, Mediakarya – Program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) merupakan kebijakan Bupati Bogor Ade Yasin  yang bertujuan untuk meminimalisir desa tertinggal menjadi desa maju.

“Ya sejak awal  program ini untuk memajukan desa dengan adanya infrastruktur yang baik. Sehingga akan tercipta terdongkraknya perekonomian masyarakat,” jelas Camat Rancabungur  Ishak Mairu saat launching pengerjaan Samisade di Kampung Warung  Nangka RT 02/04 Desa Rancabungur, Rabu (25/8/2021).

Ishak mengajak,  kepada seluruh masyarakat untuk mengawasi program Samisade demi kelangsungan pembangunan. “Mari sama sama kita mengawasi program ini agar tidak ada kendala,” ajak Camat.

Sementara Kepala Desa Rancabungur, Sumantri mengatakan, sangat mengapresiasi program Samisade yang merupakan program pilot project Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. “Ya saya sangat apresiasi dengan program ini, karena saat pandemi menjadi solusi membangun infrastruktur,” kata Sumantri.

Baca Juga:  Bupati Bogor Harap GTRA Atasi Persoalan Sengketa Tanah

Sumantri mengakui, dalam pelaksanaan program ini dikerjakan secara swakelola bersama  masyarakat  dengan pola padat karya dan dibantu secara teknik dari PUPR. “Sesuai RAB ada 11 warga masyarakat yang mengerjakan betonisasi ini,” ucap Sumantri yang berlatar belakang bidang kesehatan ini.

Kata Sumantri, sesuai keputusan musyawarah desa (musdes) ada dua titik yang dianggap urgent untuk kepentingan warga,  yakni betonisasi jalan dan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT).

“Dua titik itu di Kampung Warung Nangka RT 04/08. Untuk betonisasi  volume 600 meter x  3 meter x 0,15 meter dan untuk TPT volume 85 meter x 1 meter x (30/45) meter,” terang Sumantri.**

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

GNK Dorong Bareskrim Polri Segera Proses Kasus Dugaan Korupsi Dinas LH Kota Bekasi dan TPST Bantargebang
Padukan Nilai Estetika, Wali Kota Bekasi Apresiasi Turap Bumi Bekasi Baru
Pangdam Jaya Dampingi Menhan Sjafrie Kunjungi Yonif TP 899 di Depok, Tekankan Kesiapan Prajurit
Pernyataan Anggota DPRD Kota Bekasi Terkait Dugaan Bullying di Unity School Dituding Picu Kegaduhan Publik
RW 06 Kelurahan Pengasinan Terima Dana Hibah 100 Juta, Siap Manfaatkan Secara Maksimal
MC Viral Tawarkan Hadiah Miras Bagi Penghafal Al-Quran, Ini Kata Polisi
Di Bawah Kepemimpinan Ade Puspitasari, Bapilu Golkar Kota Bekasi Pastikan Pengurus DPD Solid
Dukung Penanganan Pengolahan Sampah, Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Rusunawa Rorotan dan Rawa Badak

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:10 WIB

GNK Dorong Bareskrim Polri Segera Proses Kasus Dugaan Korupsi Dinas LH Kota Bekasi dan TPST Bantargebang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Padukan Nilai Estetika, Wali Kota Bekasi Apresiasi Turap Bumi Bekasi Baru

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pangdam Jaya Dampingi Menhan Sjafrie Kunjungi Yonif TP 899 di Depok, Tekankan Kesiapan Prajurit

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pernyataan Anggota DPRD Kota Bekasi Terkait Dugaan Bullying di Unity School Dituding Picu Kegaduhan Publik

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:53 WIB

RW 06 Kelurahan Pengasinan Terima Dana Hibah 100 Juta, Siap Manfaatkan Secara Maksimal

Berita Terbaru

Rektor Universitas Paramadina dan Pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Prof Dr Didik J Rachbini. (Ist)

Headline

Renungan Kemerdekaan: Masa Depan Demokrasi dan Hukum

Senin, 17 Agu 2026 - 21:25 WIB

Pekerja pelabuhan saat menurunkan beras impor. (Ist)

Opini

Kenapa Beras Fortifikasi Menjamur di Retail Modern?

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:59 WIB