Beranda / Daerah / PT Pase Energi Migas Resmi Kelola Jargas Dewantara, Tonggak Baru Energi Aceh Utara

PT Pase Energi Migas Resmi Kelola Jargas Dewantara, Tonggak Baru Energi Aceh Utara

MEDAN, Mediakarya – Sejarah baru pengelolaan energi di Kabupaten Aceh Utara resmi tercatat. PT Pase Energi Migas (PEM) Perseroda, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, kini secara sah mengambil alih pengelolaan Jaringan Gas Rumah Tangga (Jargas) Dewantara dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk.

Seremoni penyerahan berlangsung pada Jumat (15/8/2025) di Kantor PGN Regional I, Jalan Yos Sudarso, Medan. Penandatanganan serah terima ini menandai kemitraan strategis antara PGN, bagian dari Subholding Gas Pertamina, dan PT PEM yang menjadi garda depan pengelolaan migas daerah untuk memperluas pemanfaatan gas bumi di Aceh Utara.

BUMD Aceh Utara Ambil Alih Jargas dari PGN

General Manager Sales and Operation Regional I PGN, Andi Sangga Prasetia, menegaskan bahwa alih kelola ini bukan sekadar pemindahan tanggung jawab.

“Kerja sama ini membuka jalan bagi sinergi jangka panjang dalam pengelolaan gas bumi, sekaligus memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Aceh Utara,” ujarnya.

Alih Kelola Gas Bumi Jadi Kado 20 Tahun Damai Aceh

Direktur Utama PT PEM, Razali, didampingi Direktur Umum Jufri Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh PGN.

“Ini merupakan kado terindah bagi Aceh Utara, bertepatan dengan 20 tahun peringatan MoU Helsinki yang mengakhiri konflik dan membawa perdamaian. Semoga cita-cita Bupati Aceh Utara untuk mewujudkan Aceh Utara Bangkit segera terwujud,” ungkapnya.

Sebanyak, 4.557 Sambungan Rumah Resmi Dikelola PT PEM, Alih kelola ini mencakup 4.557 Sambungan Rumah (SR) di Kecamatan Dewantara yang sebelumnya dikelola PGN. Dengan pengelolaan langsung oleh PT PEM, diharapkan pelayanan gas rumah tangga akan lebih dekat, cepat tanggap, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Langkah ini juga mencerminkan implementasi nyata kebijakan energi berkeadilan, di mana daerah penghasil migas memperoleh peran lebih besar dalam pengelolaan sumber daya.

Komitmen Energi Bersih dan Berkelanjutan di Aceh Utara. Sebelumnya, pada 29 Juli 2025, PGN telah melakukan kunjungan ke kantor PT PEM untuk membahas teknis alih kelola, termasuk aspek operasional, layanan pelanggan, serta rencana perluasan infrastruktur jargas ke wilayah potensial lainnya di Aceh Utara.

Kerja sama strategis ini menjadi bagian dari komitmen kedua belah pihak dalam memperkuat ketahanan energi daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memastikan masyarakat mendapatkan akses energi yang terjangkau, bersih, dan berkelanjutan. (Zulmalik)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *