Puluhan Penumpang Kapal Pesiar Mewah MV Hondius Terinveksi Virus Mematikan

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal pesiar mewah MV Hondius yang kini menuju pulau Tenerife di Spanyol setelah terjadi wabah hantavirus mematikan di antara para penumpangnya.

Kapal pesiar mewah MV Hondius yang kini menuju pulau Tenerife di Spanyol setelah terjadi wabah hantavirus mematikan di antara para penumpangnya.

SPANYOL, Mediakarya – Sejumlah negara Eropa berencana mengevakuasi warganya dari kapal pesiar mewah MV Hondius yang kini menuju pulau Tenerife di Spanyol setelah terjadi wabah hantavirus mematikan di antara para penumpangnya.

Menteri Dalam Negeri Spanyol Fernando Grande-Marlaska, pada Sabtu (9/5/2026) mengatakan bahwa Jerman, Prancis, Belgia, Irlandia, dan Belanda akan mengirimkan pesawat mereka untuk proses evakuasi.

Menurutnya, Uni Eropa juga telah mengalokasikan dua pesawat lain untuk mengevakuasi warga negara dari negara-negara Eropa lainnya, sedangkan Amerika Serikat dan Inggris berencana mengirimkan pesawat darurat untuk warga negara non-Eropa yang negaranya tidak mampu mengirimkan pesawat.

Sementara itu, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez di Madrid sebelum melakukan perjalanan ke Tenerife bersama menteri dalam negeri dan kesehatan Spanyol untuk mengoordinasikan kedatangan dan evakuasi kapal.

Baca Juga:  Ketua AMPI Jabar Berpotensi Dampingi Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar

Melansir Irnanews, ihak berwenang setempat telah memperingatkan bahwa evakuasi akan berlangsung mulai Minggu sore atau Senin malam, karena kondisi cuaca yang sangat buruk dan badai.

Kapal MV Hondius, dengan sekitar 150 orang di dalamnya, melanjutkan perjalanannya ke Spanyol pada 6 Mei setelah terdampar di dekat Tanjung Verde di Samudra Atlantik tengah di lepas pantai Afrika Barat karena wabah virus mematikan tersebut.

WHO mengatakan pada hari Jumat bahwa delapan orang di kapal tersebut jatuh sakit, tiga di antaranya meninggal, termasuk pasangan suami istri asal Belanda dan seorang warga negara Jerman. Dari mereka yang terinfeksi, enam telah dipastikan terinfeksi hantavirus, dan dua lainnya masih dicurigai.

Hantavirus biasanya ditularkan oleh hewan pengerat, tetapi dalam kasus yang jarang terjadi, virus ini juga dapat ditularkan dari manusia ke manusia. (Pri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah
WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik
Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 
Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal
Bea Cukai Ungkap Jutaan Batang Rokok Ilegal, Total Kerugian Negara Rp8,66 Miliar
Anggaran MBG Ratusan Triliun Disorot, Adi Suparto Minta Audit Menyeluruh
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38 WIB

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42 WIB

WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:29 WIB

Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal

Berita Terbaru