SPANYOL, Mediakarya – Sejumlah negara Eropa berencana mengevakuasi warganya dari kapal pesiar mewah MV Hondius yang kini menuju pulau Tenerife di Spanyol setelah terjadi wabah hantavirus mematikan di antara para penumpangnya.
Menteri Dalam Negeri Spanyol Fernando Grande-Marlaska, pada Sabtu (9/5/2026) mengatakan bahwa Jerman, Prancis, Belgia, Irlandia, dan Belanda akan mengirimkan pesawat mereka untuk proses evakuasi.
Menurutnya, Uni Eropa juga telah mengalokasikan dua pesawat lain untuk mengevakuasi warga negara dari negara-negara Eropa lainnya, sedangkan Amerika Serikat dan Inggris berencana mengirimkan pesawat darurat untuk warga negara non-Eropa yang negaranya tidak mampu mengirimkan pesawat.
Sementara itu, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez di Madrid sebelum melakukan perjalanan ke Tenerife bersama menteri dalam negeri dan kesehatan Spanyol untuk mengoordinasikan kedatangan dan evakuasi kapal.
Melansir Irnanews, ihak berwenang setempat telah memperingatkan bahwa evakuasi akan berlangsung mulai Minggu sore atau Senin malam, karena kondisi cuaca yang sangat buruk dan badai.
Kapal MV Hondius, dengan sekitar 150 orang di dalamnya, melanjutkan perjalanannya ke Spanyol pada 6 Mei setelah terdampar di dekat Tanjung Verde di Samudra Atlantik tengah di lepas pantai Afrika Barat karena wabah virus mematikan tersebut.
WHO mengatakan pada hari Jumat bahwa delapan orang di kapal tersebut jatuh sakit, tiga di antaranya meninggal, termasuk pasangan suami istri asal Belanda dan seorang warga negara Jerman. Dari mereka yang terinfeksi, enam telah dipastikan terinfeksi hantavirus, dan dua lainnya masih dicurigai.
Hantavirus biasanya ditularkan oleh hewan pengerat, tetapi dalam kasus yang jarang terjadi, virus ini juga dapat ditularkan dari manusia ke manusia. (Pri)











