Raihan Opini WTP Hasil Kinerja Pj. Wali Kota Bekasi Diklaim Tri Adhianto

- Editor

Senin, 2 Juni 2025 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen Laskar Merah Putih (LMP) Kota Bekasi, Hasan Basri.

Sekjen Laskar Merah Putih (LMP) Kota Bekasi, Hasan Basri.

KOTA BEKASI, Mediakarya – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, dinilai tengah membangun pencitraan di tengah sederet kasus dugaan korupsi yang menjerat sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah penyangga Jakarta tersebut.

Hal tersebut dikatakan Sekjen Laskar Merah Putih (LMP) Kota Bekasi, Hasan Basri menanggapi adanya baliho bergambar Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Ketua DPRD bersama Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi yang bertuliskan “Selamat Atas Raihan Wajar Tanpa Pengecualian. Mari Jadikan WTP Sebagai pengingat Untuk Terus Konsisten Membangun Clean Governance Dan Pelayanan Publik Yang Lebih Baik”.

Hasan menilai raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) cabang Jawa Barat kepada Pemerintah Kota Bekasi, yang saat ini diklaim oleh Tri Adhianto itu, sesungguhnya merupakan hasil kinerja Pj.Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad.

“Publik harus tahu, bahwa opini WTP yang diraih oleh Pemkot Bekasi itu bukan karena keberhasilan Tri Adhianto, melainkan itu merupakan kinerja Pj.Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad. Dan opini WTP itu hasil audit BPK tahun 2024. Sementara Tri baru menjabat seratus hari kerja,” ujar kepada awak media, Senin (2/6/2026).

Baca Juga:  WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik
Baliho ucapan selamat atas Raihan WTP bergambar Tri Adhianto tanpa didampingi wakil wali kota.

Menurut dia, gambar baleho yang dipasang terkesan mengabaikan etika dan norma. Padahal kepala daerah Kota Bekasi itu terdiri dari Wali Kota dan Wakilnya. “Tapi kenapa Tri hanya memasang gambar dia sendiri tanpa didampingi oleh wakilnya,” ungkap Hasan.

Hasan mengungkapkan, bahwa selama 2 tahun di saat Tri Adhianto menjabat sebagai Plt.Wali Kota, Pemkot Bekasi hanya mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

“Dua tahun berturut-turut di era kepemimpinan Tri Adhianto hanya meraih opini WDP. Ini mengindikasikan bahwa pengelolaan keuangan di bawah Tri Adhianto itu sangat buruk,” katanya.

Hasan menyebut bahwa Tri tengah menonjolkan diri bahwa saat ini seolah dirinya paling berperan dalam mengendalikan kekuasan sehingga mendapat WTP.

“Foto di baliho itu terkesan Tri Adhianto menonjolkan diri, bahkan gambar wakil wali kota pun tak ada. Sehingga terkesan Wujuduhu Ka’adamihi, (ada dianggap tidak ada),” jelasnya. (Pri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Mulai Tergerus Jaman, Pasar Tradisional Kini Adaptasi
Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu
NCW Tagih SDABMBK Kabupaten Bekasi, Temuan BPK Rp23,2 Miliar dari 7 Paket Proyek Rp169 Miliar Harus Dijawab Terbuka
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Dari Pemkot Hingga RSUD: Mengapa Pejabat Bekasi Kompak Bungkam Saat Diminta Transparansi?
PT NSHE Bangun Jembatan Arboreal Jaga Habitat Satwa Batang Toru
Direktur Program PKSD UI Sentil Dirut RSUD CAM Bekasi: Berhenti Berlagak Pemilik Saham Tunggal
Petugas Gabungan Ungkap 1,2 Ton Sabu Cair dan Laboratorium Narkoba Raksasa di Pidie, 2 WNA Tiongkok Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Mulai Tergerus Jaman, Pasar Tradisional Kini Adaptasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:15 WIB

NCW Tagih SDABMBK Kabupaten Bekasi, Temuan BPK Rp23,2 Miliar dari 7 Paket Proyek Rp169 Miliar Harus Dijawab Terbuka

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Dari Pemkot Hingga RSUD: Mengapa Pejabat Bekasi Kompak Bungkam Saat Diminta Transparansi?

Berita Terbaru

Para siswi SMP Negeri 5 Kota Bekasi saat berbelanja di Pasar Tradisional Seroja

Daerah

Mulai Tergerus Jaman, Pasar Tradisional Kini Adaptasi

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:09 WIB