Satkar Ulama Dukung Kebijakan Pembatasan Solar Subsidi

- Editor

Selasa, 11 Februari 2025 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen Satuan Karya (Satkar) Ulama Indonesia, Syamsurahman.

Sekjen Satuan Karya (Satkar) Ulama Indonesia, Syamsurahman.

JAKARTA, Mediakarya – Sekjen Satuan Karya (Satkar) Ulama Indonesia, Syamsurahman, mendukung penuh kebijakan pembatasan solar subsidi yang akan di lakukan menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

“Selama itu untuk kepentingan umat, kami dukung penuh pak menteri ESDM,” ujar Syamsurahman dalam keterangan tertulisnya di jakarta, (11/2/2025).

Menurutnya, penertiban dalam penyaluran solar subsidi penting dilakukan. Sebab sudah menjadi rahasia umum selama ini solar subsidi banyak dipakai untuk untuk kalangan industri.

“Sudah menjadi rahasia umum bahwa solar subsidi sering disalah gunakan untuk truk barang, alat alat berat di area tambang hingga kendaraan transportasi umum,” ungkap mantan Caleg DPR-RI dapil bengkulu itu.

Oleh karena itu, Syamsu berharap agar kebijakan penertiban solar tersebut dilakukan demi kebaikan rakyat.

Baca Juga:  LSM PMPRI Soroti Kejanggalan Pengadaan Motor Operasional Badan Gizi Nasional Senilai Rp1 Triliun

“Sebab sudah puluhan tahun dibiarkan berlarut larut, masyarakat umum juga tahu ada indikasi kuat kalau di daerah tambang solar subsidi semua yang digunakan oleh pengusaha tambang,” ungkap Syamsu.

Kendati demikian, setiap kebijakan publik tidak akan 100% sukses sesuai harapan dalam implementasinya. Namun, jika ada kekurangan, hal itu akan menjadi bahan evaluasi pemerintah kedepan.

“Paling yang ribut yang selama ini menikmati solar subsidi yang salah sasaran itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Syamsu menjelaskan bahwa subsidi pemerintah sebesar Rp 5.150/liter sangat besar bagi solar. Artinya sangat disayangkan jika tidak tepat sasaran.

“Saya secara pribadi mendukung full kebijakan penertiban ini demi APBN negara ini,” pungkasnya.**

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Halangi Tugas Pejabat Ombudsman RI Saat Sidak, Pegawai Lapas Cibinong Terancam Dipidana
Ichsanuddin Noorsy: Krisis Legitimasi Adalah Krisis Kepercayaan, Harus Dicegah Jadi Disintegrasi
GNK: Kebesaran NU Dibangun dari Kedekatan dengan Umat, Bukan Penguasa
Selamat! Muhammad Irfan dan Santhika Devi Terpilih Jadi Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026
Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung
Takziah SBY ke Rumah Duka Guruh Soekarno Putra Dinilai Jadi Sinyal Rekonsiliasi Politik
Honda Mitra Jaya Bekasi Ajak Konsumen Bernostalgia dengan Motor Klasik di Hari Pelanggan Nasional 2026
Banyak ‘Gus’ Terseret Korupsi, LPKAN Minta Gelar Dicopot Jika Masuk Pemerintahan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:47 WIB

Halangi Tugas Pejabat Ombudsman RI Saat Sidak, Pegawai Lapas Cibinong Terancam Dipidana

Selasa, 29 September 2026 - 15:51 WIB

Ichsanuddin Noorsy: Krisis Legitimasi Adalah Krisis Kepercayaan, Harus Dicegah Jadi Disintegrasi

Selasa, 29 September 2026 - 08:32 WIB

GNK: Kebesaran NU Dibangun dari Kedekatan dengan Umat, Bukan Penguasa

Selasa, 29 September 2026 - 00:28 WIB

Selamat! Muhammad Irfan dan Santhika Devi Terpilih Jadi Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:53 WIB

Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung

Berita Terbaru

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

Nasional

Jubir KPK Diperiksa Polda Metro Jaya Dicecar Puluhan Pertanyaan

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:34 WIB

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda

Nasional

Panitia Kerja RUU Pemilu Resmi Dibentuk Komisi II DPR

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:29 WIB

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim

Nasional

Praperadilan Silmy Karim Ditolak KPK Sah Tetapkan Penahanan

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:21 WIB