Strategi KADIN Memperkuat Posisi Indonesia di Tengah Dinamika Ekonomi Global

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Andi Anzhar Cakra Wijaya (Waketum KADIN Indonesia Bidang Diplomasi Multilateral dan ⁠Waketum ICMI Pusat Bidang Politik dan Hubungan Luar Negeri)

Oleh: Andi Anzhar Cakra Wijaya (Waketum KADIN Indonesia Bidang Diplomasi Multilateral dan ⁠Waketum ICMI Pusat Bidang Politik dan Hubungan Luar Negeri)

Oleh: Andi Anzhar Cakra Wijaya (Waketum KADIN Indonesia Bidang Diplomasi Multilateral dan ⁠Waketum ICMI Pusat Bidang Politik dan Hubungan Luar Negeri

JAKARTA, Mediakarya – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Diplomasi Multilateral sangat mendorong penguatan kerja sama investasi, perdagangan, dan industri sebagai bagian dari upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Dan, memperkuat posisi negara Republik Indonesia (RI) dalam dinamika ekonomi global.

Dalam pelaksanaannya, KADIN Indonesia memprioritaskan pendekatan pertumbuhan regional yang inklusif, berkelanjutan, dan saling menguntungkan antarnegara mitra. Khususnya, di Kawasan ASEAN, Asia Pasifik, Timur Tengah, serta kawasan strategis lainnya.

Bangun Konektivitas Pelaku Usaha dan Mitra Internasional

Melalui diplomasi ekonomi multilateral, KADIN Indonesia berupaya membangun konektivitas yang lebih kuat antara para pelaku usaha Indonesia dan mitra internasional. Sekaligus, membuka akses pasar, transfer teknologi, penguatan rantai pasok industri, serta peningkatan investasi yang mampu menciptakan nilai tambah untuk perekonomian nasional maupun daerah.

Tingkatkan Volume Perdagangan dan Pertumbuhan Ekonomi

Pendekatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan volume perdagangan dan investasi. Tetapi, juga mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi regional, penciptaan lapangan kerja, pengembangan industri hilirisasi, serta peningkatan daya saing sumber daya manusia Indonesia.

Baca Juga:  Arsjad Rasjid Dilengserkan dari Ketum, Kadin Indonesia Terancam Pecah

Ciptakan Ekosistem Ekonomi yang Kondusif

KADIN Indonesia juga memandang bahwa stabilitas kawasan, kolaborasi lintas negara, dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, serta lembaga internasional merupakan faktor penting dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang kondusif dan resilien di tengah tantangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global. Oleh karena itu, KADIN Bidang Diplomasi Multilateral terus mendorong dialog strategis, forum bisnis internasional, serta kemitraan konkret yang dapat menghasilkan proyek-proyek investasi dan kerja sama industri yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kerja Sama Multilateral Jadi Instrumen Utama

Ke depan, KADIN Indonesia berharap, kerja sama multilateral dapat menjadi instrumen utama dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi regional, memperluas peluang usaha untuk para pelaku industri nasional. Serta, menjadikan Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan perdagangan yang strategis di kawasan maupun di tingkat global. (***)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Mengapa Kenaikan Harga Eceran Tertinggi Minyakita Bukan Solusi
Jalur Mandiri Jadi Kotak Hitam, Biaya Tembus Rp1,5 M: Menjaga Gerbang Kampus Demi Kualitas
Rupiah Murah, Rasuah Meriah
Mengenal Lebih Dekat Kepala BGN Nanik S Dayeng
Program Makan Bergizi Gratis: Siapa Sebenarnya Diuntungkan?
Kekayaan Nasional Itu Kekayaan Seluruh Warga Negara Indonesia
Merayakan “Kematian” Pancasila
Dari Pra Bowo ke Paska Bowo
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:13 WIB

Mengapa Kenaikan Harga Eceran Tertinggi Minyakita Bukan Solusi

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:32 WIB

Jalur Mandiri Jadi Kotak Hitam, Biaya Tembus Rp1,5 M: Menjaga Gerbang Kampus Demi Kualitas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:17 WIB

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:32 WIB

Mengenal Lebih Dekat Kepala BGN Nanik S Dayeng

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:04 WIB

Program Makan Bergizi Gratis: Siapa Sebenarnya Diuntungkan?

Berita Terbaru