TENXI Rilis Album Liga Besar, Angkat Metafora Sepak Bola untuk Kisahkan Perjalanan Hidup dan Karier

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TENXI merilis album Liga Besar yang mengangkat metafora sepak bola sebagai gambaran perjalanan hidup dan karier. (Foto: Endang)

TENXI merilis album Liga Besar yang mengangkat metafora sepak bola sebagai gambaran perjalanan hidup dan karier. (Foto: Endang)

JAKARTA, Mediakarya – Musisi, produser, sekaligus kreator TENXI kembali menghadirkan karya terbaru melalui album Liga Besar, sebuah proyek musik yang mengangkat sepak bola sebagai metafora perjalanan hidup, karier, serta proses kreatif yang telah dijalaninya selama berkarya di industri musik.

Album ini sengaja dirilis berdekatan dengan penyelenggaraan Piala Dunia 2026, sebagai bentuk penghormatan terhadap olahraga yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan TENXI. Namun, menurutnya, Liga Besar bukanlah album tentang sepak bola, melainkan tentang perjuangan hidup yang dikemas melalui bahasa dan filosofi olahraga tersebut.

“Sebenarnya ini bukan album tentang sepak bola. Ini album tentang perjalanan hidup gue. Gue merasa sepak bola adalah metafora yang paling pas buat menggambarkan perjalanan itu. Ada proses, ada kompetisi, ada momen kalah, ada momen menang, dan semuanya butuh konsistensi. Makanya banyak istilah dan referensi sepak bola yang gue masukin ke album ini,” ujar TENXI.

Melalui album ini, TENXI ingin menyampaikan bahwa setiap orang memiliki perjalanan panjang untuk mencapai impian. Layaknya sebuah kompetisi sepak bola, kehidupan dipenuhi tantangan, kegagalan, kemenangan, hingga proses belajar yang tidak pernah berhenti.

Selain menjadi karya paling personal sepanjang kariernya, Liga Besar juga merupakan bentuk penghormatan TENXI kepada para produser musik Indonesia yang selama ini dinilai belum banyak mendapatkan sorotan, meski memiliki peran penting dalam membentuk karakter sebuah karya.

TENXI ingin menunjukkan bahwa sebuah lagu lahir dari proses kolaborasi berbagai pihak, bukan hanya penyanyi atau musisi yang tampil di atas panggung.

Baca Juga:  Pernah Pacaran dengan Raffi Ahmad, Yuni Shara Kini Dilarang Anak Pacaran dengan Brondong

Semangat tersebut diwujudkan melalui keterlibatan banyak musisi, produser, dan kreator lokal dalam album ini, di antaranya Jemsii, Joshua Natanael, qioo, dia, concerto, mino, Fakie Funk, Kenz, Alva Gracia, Kirohta, bunnyisreal, Almarhyung, hingga Yung Caters.

Kolaborasi tersebut memperkuat karakter musikal album sekaligus menjadi representasi berkembangnya ekosistem kreatif musik Indonesia.

“Makasih Tuhan” dan “Liga Besar” Jadi Lagu Utama

Lagu Makasih Tuhan menjadi simbol rasa syukur atas seluruh proses kehidupan yang telah dilalui. Lagu ini mengangkat tema tentang perjuangan, pembelajaran hidup, serta pencapaian yang diyakini tidak terlepas dari campur tangan Tuhan dan dukungan orang-orang terdekat.

Sementara itu, lagu Liga Besar menjadi representasi utama konsep album. Dengan memanfaatkan berbagai metafora sepak bola, lagu tersebut menggambarkan perjuangan seseorang dalam mengejar mimpi, menghadapi berbagai rintangan, serta terus berkembang hingga mencapai tahap kehidupan yang lebih baik.

Melalui perpaduan cerita personal, konsep yang unik, serta kolaborasi bersama para pelaku industri musik, Liga Besar menjadi lebih dari sekadar album.

Karya ini menjadi dokumentasi perjalanan hidup TENXI sekaligus penghormatan kepada para produser dan kreator yang selama ini berkontribusi besar dalam perkembangan musik Indonesia.

Album Liga Besar telah tersedia di seluruh platform streaming digital sejak 21 Juni 2026, dan diharapkan dapat menginspirasi pendengar untuk terus berjuang menjalani proses kehidupan, sebagaimana seorang pemain yang terus berusaha mencapai “liga besar” dalam perjalanan kariernya. (dang)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

KPK Diminta Telusuri Seluruh Rantai Penikmat Keuntungan Praktik Pengondisian Jalur Impor
Anggota BPK Terseret dalam Pusaran Suap Blue Ray, Pakar Kontra Intelijen Pertanyakan Batas Peran Pejabat Audit Negara
Menang Babak Pertama, Kuasa Hukum Derek Prabu Maras Desak Bank Mega Transparan Soal Aset Triliunan
Dua Pelaku Pengeroyokan Yang Sebabkan 2 Remaja Tewas Di Bekasi Merupakan Residivis
Karyawan Outsourcing Bank BUMN Di Kota Bekasi Tipu Nasabah Miliaran Rupiah
Pakar Kontra Intelijen: Kemunculan Anggota BPK dalam Perkara Blue Ray Bukan Sekadar Aliran Uang
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Polri Torehkan Sejarah, Indonesia Akhiri 53 Tahun Impor Jagung
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:42 WIB

TENXI Rilis Album Liga Besar, Angkat Metafora Sepak Bola untuk Kisahkan Perjalanan Hidup dan Karier

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:07 WIB

KPK Diminta Telusuri Seluruh Rantai Penikmat Keuntungan Praktik Pengondisian Jalur Impor

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:41 WIB

Anggota BPK Terseret dalam Pusaran Suap Blue Ray, Pakar Kontra Intelijen Pertanyakan Batas Peran Pejabat Audit Negara

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:37 WIB

Dua Pelaku Pengeroyokan Yang Sebabkan 2 Remaja Tewas Di Bekasi Merupakan Residivis

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:32 WIB

Karyawan Outsourcing Bank BUMN Di Kota Bekasi Tipu Nasabah Miliaran Rupiah

Berita Terbaru