Tepati Janji, Kapolri Telepon Anak Penderita Tumor Dan Perintahkan Dibawa Ke Rumah Sakit

- Penulis

Minggu, 20 Februari 2022 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menepati janjinya menghubungi bocah bernama Sinta Auliya Maulidiyah (10) yang menderita tumor tulang. Sebelumnya, video Sinta ingin bertemu dan dibantu Kapolri agar penyakitnya segera sembuh, viral di media sosial (Medsos).

Momen Jenderal Sigit melakukan video call dengan Sinta juga nampak dalam video. Kapolri langsung menghubungi Sinta disela-sela kunjungannya meninjau pelaksanaan akselerasi vaksinasi di wilayah Jawa Timur (Jatim).

“Mbak Sinta saya sudah dapat informasi kiriman dari TikTok yang dikirim masyarakat dan anak buah saya. Apa yang Mbak Sinta inginkan?,” ujar Sigit kepada anak tersebut.

“Pengen sembuh, Pak,” jawab Sinta lirih.

Dalam video tersebut tampak anak perempuan itu terbaring lemah di atas tempat tidur dan didampingi ibunya.

“Oke, kalau gitu gini ya Mbak Sinta. Habis ini nanti saya kirim tim dokter ke rumah Mbak Sinta. Setelah itu nanti hari ini juga saya minta untuk dibawa ke Jakarta pakai pesawat atau helikopter, nanti terus langsung dibawa ke rumah sakitnya polisi, Rumah Sakit Kramat Jati,” balas Kapolri.

Baca Juga:  KND Minta Penyelenggara Pemilu Inisiatif Jemput Bola Pemilih Difabel

Dalam kesempatan itu, Sigit meminta maaf belum bisa menemui langsung Sinta lantaran masih bertugas di Jatim. Namun, ia berjanji setibanya di Jakarta akan datang menjenguk Sinta di rumah sakit.

Sigit mengatakan, saat di RS Sinta boleh dirawat dengan didampingi orangtuanya. Kapolri juga mempersilakan jika Bhabinkamtibmas setempat yang selama ini ikut berupaya membantu kesembuhan Sinta untuk ikut ke Jakarta menemani.

“Mudah-mudahan Mbak Sinta bisa cepat baik ya, nanti disana ya. Selalu semangat,” kata mantan Kabareskrim ini.

“Terima kasih, Pak” sahut Sinta.

Kapolri kemudian berbincang dengan ibunda Shinta. Sang ibu menceritakan, Sinta merupakan putri mereka yang pertama. Mereka kesulitan membiayai pengobatan Sinta, lantaran penghasilan suaminya hanya berprofesi sebagai petani. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah
WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik
Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 
Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal
Bea Cukai Ungkap Jutaan Batang Rokok Ilegal, Total Kerugian Negara Rp8,66 Miliar
Anggaran MBG Ratusan Triliun Disorot, Adi Suparto Minta Audit Menyeluruh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38 WIB

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42 WIB

WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:34 WIB

Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:29 WIB

Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal

Berita Terbaru