Ternyata Kakek Airlangga Hartarto Seorang Pejuang Kemerdekaan

- Editor

Sabtu, 9 Juli 2022 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto bersama Ibunda dan keluarga, berziarah ke makam R.H. Didi Sukardi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ciandam Kota Sukabumi, Sabtu (9/7/2022)

Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto bersama Ibunda dan keluarga, berziarah ke makam R.H. Didi Sukardi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ciandam Kota Sukabumi, Sabtu (9/7/2022)

SUKABUMI, Mediakarya – Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto bersama Ibunda dan keluarga, berziarah ke makam R.H. Didi Sukardi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ciandam Kota Sukabumi.

Di mana kakek dari Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Kabinet Indonesia Maju, yang diketahui bernama R.H. Didi Sukardi merupakan salah seorang pejuang kemerdekaan Republik Indonesia (RI) asal Sukabumi.

“Kami putri dan cucu dari Bapak Didi Sukardi, sengaja beeziarah ke makam sang ayah atau kakek di Ciandam Kota Sukabumi,” kata Ibunda Airlangga Hartarto.

Ditemui di komplek pemakaman, Sabtu (9/7/22) Hartini mengaku haru setelah berziarah dan melihat makam sang ayah,  mengingat perjuangan sang ayah ketika turut memerdekakan negara Indonesia khususnya di Kota Sukabumi.

“Masyarakat menganggap bahwa R.H. Didi Sukardi adalah salah satu tokoh yang patut dihargai dengan melihat jasa-jasa beliau memperjuangan peningkatan taraf hidup rakyat Sukabumi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Gubernur Jatim Sebut Peningkatan Pemudik Capai 21,2 Juta Orang

Menurutnya, sang ayah saat itu ikut berperan dalam rangka membangun Sukabumi. Dia juga meyakini ayahnya  berjuang dan berkarya untuk mencapai hal besar justru harus dimulai dari hal yang kecil.

“Ayah merupakan tokoh masyarakat Sukabumi terutama masa revolusi fisik dalam mempertahankan kemerdekaan Didi Sukardi merupakan tokoh nasionalis di kancah negara federal,” ucap Hartini.

Menurut Hartini, hal itu dilihat dari pemikiran nasionalistik Didi Sukardi yang terdapat dalam pidato-pidatonya, sanga ayah sendiri merupakan seorang pengusaha perkebunan, akhir tahun 1920, dan menjadi Dewan Kabupaten Sukabumi.

“Ketika zaman pendudukan Jepang, dia menjadi petugas penghubung dari Pembela Tanah Air (PETA), ketika proklamasi kemerdekaan, dia berada di Sukabumi,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Akankah Peristiwa Agustus Kelam 2025 Bakal Terulang di 2026
IPPS Indonesia: Penutupan TPST Bantargebang, Kenapa Berlarut-Larut?
Komjen Pol (Purn) Oegroseno Telah Beri Teladan: Datang, Jelaskan Fakta, dan Percaya pada Kebenaran
Usia 14 Tahun, IWO Mengisi Kegiatan Dengan Tanam Ribuan Mangrove
TCL Menjadi Bagian Narasi Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia
Pelaksanaan Munas III KBI Ricuh, Panitia Penyelenggara Terancam Dipolisikan
Miliki Basis Massa Akar Rumput, Partai Gerakan Rakyat Kini tak Lagi Dipandang Sebelah Mata
IAW Sebut Konflik Pulau Rempang Bukti Kegagalan Rezim Jokowi dalam Tata Kelola Agraria

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Akankah Peristiwa Agustus Kelam 2025 Bakal Terulang di 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:34 WIB

IPPS Indonesia: Penutupan TPST Bantargebang, Kenapa Berlarut-Larut?

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:05 WIB

Usia 14 Tahun, IWO Mengisi Kegiatan Dengan Tanam Ribuan Mangrove

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:22 WIB

TCL Menjadi Bagian Narasi Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:00 WIB

Pelaksanaan Munas III KBI Ricuh, Panitia Penyelenggara Terancam Dipolisikan

Berita Terbaru

Kantor Kejaksaan Agung (Ist)

Opini

Di Balik Jatuhnya Sang Jaksa dan Berkas yang Membeku

Minggu, 2 Agu 2026 - 12:43 WIB

Ratusan massa saat membakar sebuah gedung saat aksi kerusuhan di Agustus 2025 (Foto: Ist)

Headline

Akankah Peristiwa Agustus Kelam 2025 Bakal Terulang di 2026

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:12 WIB