Dukung Pasangan Cakada di Luar Kader, Sejumlah Anggota DPRD Fraksi Golkar Terancam di-PAW

- Editor

Senin, 28 Oktober 2024 - 05:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum Golkar Bahlil Lahadalia saat diwawancarai sejumlah awak media. (Ist)

Ketum Golkar Bahlil Lahadalia saat diwawancarai sejumlah awak media. (Ist)

KOTA BEKASI, Mediakarya – Sejumlah anggota DPRD Kota Bekasi dari fraksi Golkar terancam mendapatkan sanksi Pergantian Antar Waktu (PAW), hal tersebut menyusul dengan keberpihakan anggota legislatif dari partai berlambang pohon beringin itu kepada pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe.

Berdasarkan penelusuran Mediakarya, bahwa sejumlah anggota DPRD legislatif dari Golkar diduga ikut terlibat dalam memenangkan pasangan nomor urut 3 (Tri Adhianto-Harris Bobihoe) tersebut.

Padahal, dalam amanatnya Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta kepada seluruh kadernya untuk memenangkan pasangan calon kepala daerah yang diusung maupun didukung oleh Golkar.

Bahlil pun mendorong seluruh kader untuk menjalankan mesin partai agar memenangkan pilkada di berbagai daerah, termasuk di Kota Bekasi yang merupakan salah satu lumbung suara Golkar di Jawa Barat.

“Sebab Kota Bekasi merupakan salah satu lumbung suara Golkar di Jabar. Sementara Jabar sendiri merupakan lumbung suara terbesar secara nasional. Untuk mengembalikan kehormatan Partai Golkar di Provinsi Jawa Barat, tidak ada cara lain, kita harus memenangkan seluruh pilkada, baik provinsi, maupun kabupaten/kota,” kata Bahlil dalam keterangannya yang diterima redaksi baru-baru ini.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Jabar sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Tubagus Ace Hasan Syadzily mengatakan rapat konsolidasi pemenangan Pilkada Se-Jawa Barat merupakan bagian dari proses harus dilalui bersama.

“Tentu, merupakan kebanggaan untuk kita semua (seluruh kader Golkar di Jawa Barat). Karena, dengan kunjungan Ketua Umum Partai Golkar ini diharapkan memotivasi dan mendorong mesin partai untuk memenangkan Pilkada Serentak 2024,” ungkap Ace.

Dia mengatakan DPD Partai Golkar dalam penentuan kebijakan dan merekomendasikan para cakada ini berdasarkan atas peraturan partai dan sesuai mekanisme petunjuk pelaksanaan (juklak).

“Insyaallah dalam penentuan kebijakan kepala daerah ini tidak ada gerakan tambahan. Kami tegak lurus terhadap aturan partai. Pak Ketum (Bahlil Lahadalia) bisa tanya kepada para calon kepala daerah ini, kami berdasarkan mekanisme yang telah diatur dalam juklak,” ujarnya.

Baca Juga:  Airlangga Hartarto: Jika Semua Kader Partai Golkar Solid Kemenangan 2024 Sudah di Depan Mata

“Kami ingin Golkar menang, maka sudah seharusnya kita semua solid, kompak. Apa pun yang telah diputuskan Partai Golkar, kewajiban kita adalah mengawal, mengamankan, dan memenangkan calon yang telah ditetapkan,” sambungnya.

Ace pun mengajak semua kader untuk tegak lurus kepada Bahlil agar target Pilkada 2024 sebesar 60 persen atau 17 kepala daerah (bupati/wali kota) bisa tercapai.

Sementara itu, terkait dengan adanya dukungan sejumlah anggota DPRD dari fraksi Golkar Kota Bekasi terhadap paslon di luar kader Golkar, DPP memastikan akan memberikan sanksi berdasarkan aturan partai.

Terpisah, Wakil Ketua Bidang Media dan Penggiringan Opini (MPO) DPD Golkar Jabar Asep Suparman meminta seluruh kader Golkar di Kota Bekasi agar taat asas dan mendukung Cakada yang diusung oleh Partai Golkar yakni Uu Saeful Miqdar-Nurul Sumarheni pada pilkada Kota Bekasi.

Pernyataan itu dikemukakan Asep menanggapi beredarnya kabar bahwa sejumlah anggota DPRD Golkar dan pengurus DPD Golkar Kota Bekasi yang menjadi tim sukses pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe pada Pilkada mendatang.

“Seluruh kader Golkar harus taat asas dan tegak lurus dengan perintah partai. Jika ada kader yang membelot maka dipastikan harus menerima sanksi tegas. Dan pastinya kita akan melaporkan kasus dugaan pembelotan sejumlah anggota DPRD Golkar Kota Bekasi ke DPP Golkar,” ungkap Asep kepada Mediakarya, Ahad (27/10/2024).

Terkait dengan dinamika partai Golkar di Kota Bekasi, pihaknya pun meminta agar semua elemen dan struktural DPD Kota Bekasi untuk membahas adanya sejumlah oknum anggota DPRD yang diduga ikut memecah belah Golkar.

“Jika hal ini dibiarkan maka akan menjadi preseden buruk bagi Golkar Kota Bekasi. Oleh karena itu kami meminta agar seluruh kader Golkar Kota Bekasi kembali bersatu dan mendukung calon yang diusung oleh Golkar,” pungkasnya. **

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia
Sakti! Sudah Diminta Plt Bupati Bekasi Hadir, Donny Sirait Tetap Tak Mau Temui Massa Wartawan, Cuma Kirim Kuasa Hukum
Ikut Aksi, Prabu Peduli Lingkungan dan Pokja Wartawan Setu Desak Kepala DLH Donny Sirait Dicopot
Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran
Empat Kali Aksi Belum Ada Penyelesaian, Warga Ciangsana Soal Tanah Kota Wisata Ecovia Siap Geruduk DPR RI dan Istana
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
Proses Terus Berjalan, Puspaga Dampingi Korban Dugaan Kekerasan Seksual
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Sakti! Sudah Diminta Plt Bupati Bekasi Hadir, Donny Sirait Tetap Tak Mau Temui Massa Wartawan, Cuma Kirim Kuasa Hukum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Ikut Aksi, Prabu Peduli Lingkungan dan Pokja Wartawan Setu Desak Kepala DLH Donny Sirait Dicopot

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:47 WIB

Empat Kali Aksi Belum Ada Penyelesaian, Warga Ciangsana Soal Tanah Kota Wisata Ecovia Siap Geruduk DPR RI dan Istana

Berita Terbaru