Tragedi Laut Fuafuni, Satu Nelayan Dinyatakan Tewas Diterjang Ombak

- Penulis

Jumat, 2 Mei 2025 - 05:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROTE NDAO, Mediakarya – Tragedi Tenggelamnya Sampan di Perairan Desa Fuafuni, Rote Barat Daya

Pada Kamis, 1 Mei 2025, sebuah tragedi menimpa dua nelayan warga Desa Fuafuni, Kecamatan Rote Barat Daya.

Cuaca buruk yang disertai hujan dan angin kencang di perairan Desa Fuafuni, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, telah menelan korban jiwa. Sebuah sampan fiber yang ditumpangi dua warga setempat dihantam ombak besar, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya selamat.

Kepala Desa Fuafuni, Nitanel Pandie, membenarkan insiden tragis ini saat dihubungi media melalui telepon pada Kamis sore. Ia menceritakan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 09.00 WITA pagi tadi ketika dua warga Desa Fuafuni, Jakob Siokh dan Anderias Boak, pergi melaut untuk memasang pukat.

“Sekitar jam 11.00 siang, saat mereka hendak kembali ke darat, tiba-tiba ombak besar disertai angin kencang menghantam sampan mereka di tengah laut,” ujar Nitanel Pandie, Kamis (1/5/2025).

Keduanya sempat berusaha berenang menuju daratan, namun di tengah perjalanan, hantaman ombak kembali terjadi. Jakob Siokh, yang tidak mahir berenang, sempat ditolong oleh rekannya, Anderias Boak. Namun, saat keduanya hampir mencapai daratan, ombak besar memisahkan mereka. Jakob terlepas dari pegangan Anderias dan terseret arus.

Baca Juga:  Prabowo Subianto Tegaskan Kunjungan ke Sumbar Bukan Agenda Kampanye

Anderias akhirnya berhasil mencapai pantai dalam keadaan lemas. Ia ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain di sekitar pantai dan langsung diberi pertolongan warga. Setelah sadar, Anderias menceritakan bahwa temannya hilang terbawa ombak.

Kepala Desa Fuafuni bersama Sekretaris Desa, Tim SAR, Lanal Pulau Rote, Kapolsek Rote Barat Daya, serta BPBD segera melakukan pencarian. Beberapa jam kemudian, korban Jakob Siokh ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di tengah-tengah pohon mangrove.

“Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di sekitar hutan mangrove oleh tim gabungan,” ujar Nitanel Pandie dengan nada sedih.

Jakob Siokh merupakan warga Dusun Lodokoen, RT 2 RW 1, Desa Fuafuni. Kejadian ini menambah daftar panjang korban laut di musim cuaca ekstrem yang belum mereda di wilayah Rote Ndao. (Dnc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Polda Riau Bongkar 435 Kasus Narkoba, 557 Tersangka Diamankan
Waspada Kejahatan TTPO Kepada Anak Di Bawah Umur
AMPH RI Laporkan Kejari Sukabumi ke Kejagung dan Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Dugaan Korupsi
LSM ANNAHL Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Hibah MBR PDAM Sukabumi Rp300 Miliar
Mindset Perempuan Indonesia Resmikan Perpustakaan Adhyayana di Kulon Progo untuk Tingkatkan Literasi Anak
Aksi Damai SIMPUL Sukabumi Soroti Proyek RSB Bebeza yang Mangkrak
MUKOTA KADIN Kota Bekasi Ke-VI, Pemkot Bekasi Akan Kolaborasi Dengan Pengurus Baru
Mensos Ingatkan SR Untuk Jaga Barang Milik Negara
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:19 WIB

Polda Riau Bongkar 435 Kasus Narkoba, 557 Tersangka Diamankan

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:44 WIB

Waspada Kejahatan TTPO Kepada Anak Di Bawah Umur

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:20 WIB

AMPH RI Laporkan Kejari Sukabumi ke Kejagung dan Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Dugaan Korupsi

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:24 WIB

LSM ANNAHL Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Hibah MBR PDAM Sukabumi Rp300 Miliar

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:47 WIB

Mindset Perempuan Indonesia Resmikan Perpustakaan Adhyayana di Kulon Progo untuk Tingkatkan Literasi Anak

Berita Terbaru