JAKARTA, Media Karya – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan Sodetan Ciliwung di Jakarta Timur, Senin (31/7/2023). Pembangunan sodetan ini dapat mengatasi banjir di enam kelurahan.
Sekretaris Kota (Sekko) Pemkot Jakarta Timur, Kusmanto mengungkapkan sodetan Ciliwung itu merupakan proyek yang lama tertinggal. Yang hampir dikesampingkan karena memang belum ada arahan dari pusat.
“Hingga akhirnya saat Heru Budi Hartono dilantik menjadi PJ Gubernur DKI mengganti Anies Baswedan Oktober 2022 lalu, Heru Budi datang ke Kantor Walikota Jakarta Timur memberikan arahan ada tiga hal yang akan dikerjakan selama menjabat PJ Gubernur DKI. Yakni mengatasi kemacetan, banjir dan pemulihan ekonomi,” ungkap Kusmanto saat berbincang dengan wartawan, Selasa (26/12/2023).
Kata Kusmanto yang sebelumnya menjabat asisten pembangunan Pemkot Jakarta Timur ini masalah banjir inilah bagaimana menuntaskan sodetan Ciliwung.
“Dan Alhamdulillah setelah PJ Gubernur memberikan arahan, kami melakukan pendekatan kepada masyarakat, terutama pihak-pihak yang mempunyai kewajiban dan warga yang tinggal di bangunan liar di lahan-lahan yang mempunyai kewajiban,” katanya.
Kami lakukan pendekatan dan berikan solusi kepada masyarakat yang tinggal di lahan yang bukan hak nya. Kemudian kita pindahkan ke rusun dan kita berikan himbauan selama tiga kali dan Alhamdulillah lancar tidak ada kendala dan masyarakat sudah pindah ke rusun. Artinya ada solusi. Nah, solusi inilah yang ditunggu-tunggu masyarakat. Jadi Alhamdulillah selama melakukan penertiban maupun penataan tidak ada perlawanan. Kalaupun ada itu ada segelintir dari oknum yang mengaku-ngaku sebagai pemilik lahan tapi disaat pembuktian berkasnya tidak sesuai keasliannya,” ucapnya lagi.
Menurut Kusmanto setelah ditertibkan dan dikerjakan sekarang Alhamdulillah sudah diresmikan oleh presiden dan PJ Gubernur Sodetan Ciliwung sudah berfungsi.
“Fungsi Sodetan Kali Ciliwung, di antaranya untuk mengurangi debit air sebesar 60 kubik per detik ke Kanal Banjir Timur. Saat ini Sungai Ciliwung tak lagi mampu menampung debit air yang mencapai 508 kubik per detik.Sehingga Insya Allah mengurangi ancaman banjir di sejumlah kawasan hilir Sungai Ciliwung, seperti Manggarai dan Kampung Melayu,”pungkasnya,
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meresmikan Sodetan Ciliwung di Jakarta Timur, Senin (31/7/2023).
Presiden Jokowi mengatakan, penanganan banjir di Jakarta harus dilakukan dari hulu sampai hilir, tidak bisa hanya di hilir saja.
“Tahun lalu sudah selesai kita bangun Bendungan Ciawi dan Bendungab Sukamahi di Bogor. Kemudian hari ini telah selesai dikerjakan Sodetan Ciliwung,” katanya.
Menurut Presiden Jokowi, pembangunan sodetan ini dapat mengatasi banjir di enam kelurahan. Namun penanganan banjir di Jakarta masih belum belum cukup karena masih ada sungai-sungai lainya yang juga perlu ditangani selain Sungai Ciliwung, seperti Sungai Krukut, Pesanggrahan, dan Mookervart.
“Dengan selesainya Sodetan Ciliwung ditambah adanya Bendungan Ciawi dan Sukamahi, normalisasi Sungai Ciliwung, dan Kanal Banjir Timur bisa menyelesaikan sekiranya 62% permasalahan banjir di Jakarta. Masih ada 38% lagi yang harus dikerjakan bersama-sama oleh Kementerian PUPR dan Pemprov DKI,” ujar Presiden Jokowi.
Pembangunan Sodetan Ciliwung berupa terowongan sepanjang 1.268 meter dengan 2 jalur pipa masing-masing berdiameter 3,5 meter, berfungsi mengalirkan 60 m3/detik debit banjir dari Sungai Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT) dan Kali Cipinang. Pekerjaan dilaksanakan oleh kontraktor PT Wijaya Karya (WIKA)- PT Jaya Konstruksi (KSO) dengan anggaran sekitar Rp1,2 triliun.
Proyek Sodetan Ciliwung mulai dikerjakan pada 2013. Pada tahun 2015, pembangunan sodetan Sungai Ciliwung telah tuntas sepanjang 650 meter. Kemudian dilanjutkan pada 2015-2017 dengan pembangunan permanen outlet dan perkuatan tebing Kali Cipinang.
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyampaikan ucapan terima kasih khususnya kepada Presiden Jokowi yang telah menginisiasi pembangunan Sodetan Ciliwung pada tahun 2012 dan kepada Kementerian PUPR yang telah membangun sodetan ini hingga selesai.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah DKI, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Menteri PUPR dan Menteri ATR atas pembangunan sodetan ini yang bermanfaat bagi DKI Jakarta,” ujarnya. (dri)





