Ungkap Kasus Dugaan Identitas Ganda Ketua KORMI Kota Bekasi, Tri Nusa Bekasi Raya Berencana Mengadu ke Komisi III DPR

- Penulis

Sabtu, 1 November 2025 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LSM Trinusa Bekasi Raya, Maksum Alfarizi alias Mandor Baya saat menyambangi gedung Barwskrim Polri (Foto: Agung/Mediakarya)

Ketua LSM Trinusa Bekasi Raya, Maksum Alfarizi alias Mandor Baya saat menyambangi gedung Barwskrim Polri (Foto: Agung/Mediakarya)

JAKARTA, Mediakarya – Ketua LSM Tri Nusa Bekasi Raya Maksum Alfarizi alias Mandor Baya berencana mengadu ke Komisi III DPR RI atas laporan kasus dugaan identitas ganda istri Wali Kota Bekasi, Dwi Setyowati alias Wiwiek Hargono yang saat ini tengah ditangani oleh Dir Tipidum Polri.

“LSM Tri Nusa Bekasi Raya segera berkirim surat kepada Komisi III DPR RI untuk mengajukan permohonan rapat dengar pendapat (RDP) guna membahas kasus dugaan dualisme identitas yang dilakukan oleh istri pejabat publik,” ungkap Mandor Baya kepada Mediakarya di depan gedung DPR RI, Jumat (31/10/2025).

Dia memastikan bahwa kasus dugaan identitas ganda yang menyeret Ketua KORMI Kota Bekasi itu saat ini terus berlanjut. Bahkan ia telah mendapatkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan ke-3  dari Bareskrm Polri.

Baca Juga:  LSM Tri Nusa Laporkan Sejumlah Kadis dan Mantan Bupati Bekasi ke KPK

“Kami telah mendapat SP2HP ke 3, dan rencananya pekan depan LSM Tri Nusa Bekasi Raya kembali dimintai keterangan di Bareskrim Polri,” katanya.

Mandor Baya pun berharap kasus dugaan identitas ganda yang melibatkan istri Wali Kota Bekasi itu segera tuntas sehingga tidak jadi asumsi publik bahwa kasus ini seolah jalan di tempat.

Dalam kaitan ini, lanjut Mandor Baya, LSM Tri Nusa Bekasi Raya telah berkomunikasi dengan sejumlah anggota Komisi III DPR RI.

“Yang intinya sebagai wakil rakyat yang membidangi persoalan hukum, mereka sangat mendukung agar kasus ini diusut sampai tuntas. Bahkan bila perlu dilakukan RDP, sehingga kasus dugaan penggunaan identitas ganda itu dapat terungkap,” tutup Mandor Baya. (Jim)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

MAKI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Redam Ketegangan Polri vs Kejagung
IPW Apresiasi Mundurnya Febrie Adriansyah dari Jampidsus
Kasus Menjerat Mantan Jampidsus: Dari Dugaan Menjadi Tersangka, Perkara Dilimpahkan ke Kejagung
Pakar Ingatkan Dampak Kerusakan Hukum Terhadap Ekonomi
PMPRI: Ketegangan Polri vs Kejagung Jadi Momentum Bersihkan Lembaga Hukum dari Oknum Penyalahguna Wewenang
Alat kekuasaan dan Sampah Negara: Sebuah Telaah Kritis atas Turbulensi Penegakkan Hukum
IPPS Indonesia Desak Presiden Turun Tangan Atasi Konflik Antarpenegak Hukum
Febrie Adriansyah Resmi Mundur, Kapuspenkum Pastikan Roda Organisasi di Lingkungan Jampidsus Tetap Berjalan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:54 WIB

MAKI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Redam Ketegangan Polri vs Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:15 WIB

IPW Apresiasi Mundurnya Febrie Adriansyah dari Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:59 WIB

Kasus Menjerat Mantan Jampidsus: Dari Dugaan Menjadi Tersangka, Perkara Dilimpahkan ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:52 WIB

Pakar Ingatkan Dampak Kerusakan Hukum Terhadap Ekonomi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:12 WIB

Alat kekuasaan dan Sampah Negara: Sebuah Telaah Kritis atas Turbulensi Penegakkan Hukum

Berita Terbaru

Jampidsus Febrie Adriansyah saat memberikan keterangan pers. (Ist)

Hukum

IPW Apresiasi Mundurnya Febrie Adriansyah dari Jampidsus

Minggu, 12 Jul 2026 - 07:15 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Pakar Ingatkan Dampak Kerusakan Hukum Terhadap Ekonomi

Sabtu, 11 Jul 2026 - 20:52 WIB