Waduh, Bupati Banjarnegara Ternyata Bekas Bandar Narkoba

- Editor

Senin, 6 September 2021 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono  (Ist)

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Rupanya kehidupan masa lalu Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK) atas kasus dugaan tindak pidana garong uang rakyat (korupsi) tidak semulus karir politiknya di pemerintahan.

Hal tersebut terungkap berdasarkan pengakuan mantan orang nomor satu di Banjarnegara itu saat diwawancarai pengacara kondang dalam tayangan yotube Hotman Paris Show.

Di mana dalam video tersebut, Hotman Paris mengorek sisi kelam kehidupan masa lalu sang Bupati yang kerap memberikan pernyataan kontroversi itu.

Dalam videonya, Hotman mempertanyakan apakah betul lelaki yang pernah diwawancarainya ini sekarang ditangkap KPK.

“Apa benar Bupati ini ditangkap KPK? Video postingan lama sebelum pandemi,” tulis Hotman Paris di keterangan video yang diungghanya, dikutip Minggu (5/9/2021).

Melansir laman Suara, dalam tayangan Hotman Paris Show, pengacara nyentrik itu mengonfirmasi kabar bahwa Bupati tersebut adalah mantan preman. Hal itu pun dibenarkan Budhi Sarwono.

Baca Juga:  KPK Beberkan Lima Tersangka Buron

“Katanya dulu anda bekas preman? pencopet atau apa?” tanya Hotman Paris dikutip dari video singkat di Instagramnya.

“Iya dulu pak, dulu saya pernah jadi Kapolpil pak, Kepala Pengepul Pil, saya pedagang ekstasi dulu, saya bermain dari 93-98,” jawab Budhi Sarwono.

Tak haya itu, Hotman Paris pun mengulik kehidupan religius Budhi Sarwono. Pasca kehidupan kelamnya sebagai preman dan bandar narkoba, ia pun akhirnya bertaubat hingga memutuskan menjadi mualaf.

“Saya mualaf dari 98, saya tobat, saya mulai belajar ke agama dulu saya katolik,” kata Budhi Sarwono.

Selain itu, Budhi Sarwono juga pernah mengalami mati suri selama enam jam. Hal itu terjadi karena ia belum bisa lepas dari masa lalunya di dunia gelap narkoba di 1998. (dji)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Penyidik Jampidsus Geledah 2 Ruangan Di Bapenda Kota Bekasi, Sejumlah Berkas Turut Dibawa
Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh
Kasus Perkara Suap Summarecon Bogor KPK Geledah Kementerian ATR/BPN
DPR Alokasi 23 T Untuk Gaji PPPK APBN 2027
Istana Tunggu Sinyal KPK Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Korupsi Lahan Pengembang
Prabowo Bertekad Beli Ratusan Pesawat Mitigasi Bencana Alam
Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen
Udang Impor Masuk Jawa Timur, HPP Petambak Lokal Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:30 WIB

Penyidik Jampidsus Geledah 2 Ruangan Di Bapenda Kota Bekasi, Sejumlah Berkas Turut Dibawa

Kamis, 17 September 2026 - 18:07 WIB

Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh

Kamis, 17 September 2026 - 14:15 WIB

Kasus Perkara Suap Summarecon Bogor KPK Geledah Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 - 00:40 WIB

DPR Alokasi 23 T Untuk Gaji PPPK APBN 2027

Kamis, 17 September 2026 - 00:07 WIB

Istana Tunggu Sinyal KPK Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Korupsi Lahan Pengembang

Berita Terbaru

Tim penyidik Kejaksaan Agung telah melaksanakan serangkaian tindakan hukum, meliputi penggeledahan di sejumlah tempat, termasuk di beberapa kantor perusahaan yang diduga terlibat.  (Foto: Mame)

Hukum

Kejaksaan Agung Geledah Kantor Wali Kota Bekasi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:23 WIB

Ekonomi & Bisnis

Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:07 WIB

Idrus Mony (Foto: HNN)

Opini

Negeri Para Bandit

Kamis, 17 Sep 2026 - 17:50 WIB