Wapres Minta NU Mainkan Peran Hadapi Isu-Isu Global

- Penulis

Sabtu, 23 Desember 2023 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin meminta Nahdlatul Ulama sebagai organisasi besar memainkan perannya dalam membantu bangsa menghadapi tantangan dan isu-isu global, seperti peperangan, perubahan iklim, pandemi COVID-19, serta pesatnya kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan.

“NU harus mengambil peran di sini karena NU organisasi besar dan punya tanggung jawab besar pada keumatan, kemanusiaan, dan dunia,” kata Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam sambutannya saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, sebagaimana disaksikan secara daring dari Jakarta.

Wapres mengatakan bahwa NU punya kewajiban melindungi umat dari berbagai paham yang keluar dari kaidah ahlussunnah waljamaah. Wapres mencermati, dalam memahami konsep Islam, ada umat yang terlalu ekstrem.

“Untuk itu, kita membangun Islam yang wasathiyyah, yang moderat. Itu yang kita sebut paham ahlussunnah waljamaah, paham-paham yang moderat,” jelasnya.

Wapres menuturkan bahwa NU bertanggung jawab memberdayakan umat karena masih banyak pemeluk Islam yang berada dalam kondisi fakir dan lemah.

“Kita ‘kan supaya jangan meninggalkan anak cucu yang lemah karena yang lemah itu akan jadi objek terus,” kata Wapres mengingatkan.

Umat lemah yang dimaksud Wapres, termasuk lemah dalam akidah, pendidikan, ekonomi, dan berbagai aspek.

“Ini saya kira tanggung jawab keumatan yang jadi PR besar bagi kita. Untuk itu, diperlukan sumber daya manusia yang besar,” kata Wapres.

Ma’ruf Amin menegaskan bahwa NU memiliki tanggung jawab terhadap bangsa. NU sejak masa perjuangan sudah punya sikap untuk membela kemerdekaan.

Baca Juga:  Wapres Minta Konsolidasi dan Evaluasi Pembangunan UIII

“Prinsipnya adalah hubbul wathan minal iman, cinta tanah air daripada iman. Nah itu yang diimplementasikan para ulama dahulu sehingga lahir fatwa jihad,” jelas Wapres.

Terlebih, kata Wapres, Indonesia sedang menuju Indonesia Emas 2045, sebagai negara yang maju dan sejahtera. Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu SDM yang andal.

“Dan NU harus mengambil peran, harus berkontribusi optimal dalam mewujudkan, bukan saja mempertahankan Indonesia dengan fatwa jihadnya, melainkan berkontribusi besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tuturnya, dilansir dari antara.

Berdasarkan informasi yang diterima, turut hadir dalam acara tersebut, antara lain, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Ketua Umum PP ISNU dan Sekretaris Umum Pimpinan PP Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama K.H. Ali Masykur Musa, Forkopimda Jatim, rektor perguruan tinggi, serta pimpinan ISNU wilayah dan pimpinan cabang ISNU se-Jawa Timur.

Pada kesempatan itu, Wapres didampingi istri Wury Ma’ruf Amin, Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono W.S., Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Masykuri Abdillah, Robikin Emhas, Zumrotul Mukaffa, dan Arif Rahmansyah Marbun, serta Tim Ahli Wapres Nurdin Tamobolon, Johan Tedja, dan Farhat Brachma. (sm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan
Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah
Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?
BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan
Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh
ITPLN Genjot Akreditasi Unggul, Rektor Iwa Garniwa Pastikan Lulusan Siap Kerja di Era Transisi Energi
Peringatan May Day 2026, Mbak Yuke Pastikan DPRD Akan Arahkan Kebijakan Anggaran Agar Lebih Berpihak Pada Buruh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:51 WIB

Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:20 WIB

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Berita Terbaru

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran (Foto: Int)

Headline

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus (Foto: Mediakarya)

Ekonomi & Bisnis

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB