Yayasan di Bekasi Minta Dedi Mulyadi Bantu Kosongkan Lahan yang Dipakai Kantor RW

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yayasan Barzilae Karya Kasih mengadu ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait lahan di Kranji Bekasi yang masih digunakan kantor RW.

Yayasan Barzilae Karya Kasih mengadu ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait lahan di Kranji Bekasi yang masih digunakan kantor RW.

BEKASI, Mediakarya – Yayasan Barzilae Karya Kasih mengadukan persoalan penguasaan lahan di Jalan Kedondong I, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Langkah itu diambil setelah pihak yayasan merasa aduannya kepada Wali Kota Bekasi Tri Adhianto tidak mendapat tanggapan serius. Lahan milik yayasan tersebut hingga kini masih digunakan sebagai kantor RW 06 dan sekolah SPS Ananda.

Biro Hukum Yayasan Barzilae Karya Kasih, Manahan Sihombing, mengatakan pihaknya telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak Kecamatan Bekasi Barat, Kelurahan Kranji, hingga perwakilan Pemerintah Kota Bekasi untuk membahas pengosongan lahan. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Kami sudah beberapa kali mengadakan pertemuan yang melibatkan pihak kecamatan, kelurahan, hingga pejabat Pemkot Bekasi, tetapi tidak ada penyelesaian,” ujar Manahan kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, yayasan juga telah melayangkan surat kepada Wali Kota Bekasi, namun tidak mendapat respons. Karena itu, pihaknya memutuskan menyampaikan pengaduan langsung kepada Gubernur Jawa Barat melalui surat Nomor 022/Eks/YBKK/V/2026 yang dikirim pada 11 Mei 2026.

Manahan mengaku kecewa karena hingga kini belum ada langkah konkret untuk mengosongkan lahan tersebut. Padahal, pihak yayasan telah memberikan uang kerohiman sebesar Rp150 juta guna membantu proses pemindahan kantor RW dan sekolah PAUD yang berada di atas tanah milik yayasan.

Baca Juga:  Hadiri Ulang Tahun ke-8 KenTanG, Supomo Siap Berkontribusi di Sulawesi Tenggara

“Uang itu diberikan untuk biaya pemindahan kantor RW 06 dan sekolah PAUD. Namun sampai sekarang keduanya masih tetap berada di lahan kami. Bahkan uang tersebut dikabarkan sudah habis,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam salah satu pertemuan, pihak yayasan diminta kembali menyiapkan dana tambahan sebesar Rp150 juta untuk proses pemindahan. Namun permintaan tersebut ditolak.

“Karena tanah itu milik kami, kami tidak bersedia lagi menyiapkan uang tambahan,” tegasnya.

Menurut Manahan, berdasarkan perjanjian antara Ketua RW 06 dan pihak Perumnas, kantor RW dan sekolah PAUD seharusnya sudah mengosongkan lokasi paling lambat September 2022. Namun hingga kini bangunan tersebut masih digunakan.

Karena itu, pihak yayasan berharap Gubernur Jawa Barat dapat turun tangan membantu penyelesaian persoalan tersebut.

“Kami berharap Pak Dedi Mulyadi dapat membantu menyelesaikan masalah ini karena Pemerintah Kota Bekasi merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat,” pungkasnya. (hab)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pemkab. Nias Selatan : Bukti Lunas PBB dan PKB Jadi Syarat Pelayanan Publik
PGR Bali Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan, Junjung Pancasila, dan Hormati Kearifan Lokal
Penertiban Lapak di Bahu Jalan Amandraya, Diwarnai Kericuhan
Kendaraan Besar Kerap Langgar Jam Operasional, Dishub Kota Bekasi Diminta Serius
Peringati Harkitnas ke-118, Pemkab Nias Selatan Tegaskan Komitmen Perlindungan Generasi Muda di Ruang Digital
Dana Hibah MUI Kabupaten Sukabumi Rp8 Miliar Disorot, LFI Desak Transparansi Penggunaan Anggaran
Kasus Dugaan Penganiayaan, Dua Saksi Telah Diperiksa Polisi
Dampak Kenaikan Kurs Dollar AS Mulai Dirasakan Pengusaha Di Kota Bekasi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:05 WIB

PGR Bali Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan, Junjung Pancasila, dan Hormati Kearifan Lokal

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:22 WIB

Yayasan di Bekasi Minta Dedi Mulyadi Bantu Kosongkan Lahan yang Dipakai Kantor RW

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:02 WIB

Penertiban Lapak di Bahu Jalan Amandraya, Diwarnai Kericuhan

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:43 WIB

Kendaraan Besar Kerap Langgar Jam Operasional, Dishub Kota Bekasi Diminta Serius

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:46 WIB

Peringati Harkitnas ke-118, Pemkab Nias Selatan Tegaskan Komitmen Perlindungan Generasi Muda di Ruang Digital

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Ist)

Opini

Mengakhiri Paradoks Ekonomi Dengan Akselerasi Pemerataan

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:11 WIB

Nabila Fenelia resmi dinobatkan sebagai Miss Tourism Universe 2026 dalam grand final yang berlangsung meriah di Jakarta.

Entertainment

Nabila Fenelia Resmi Dinobatkan sebagai Miss Tourism Universe 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:30 WIB