7 Prioritas Kadin Bantu Percepat Dekarbonisasi

- Editor

Minggu, 31 Oktober 2021 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan berpartisipasi sebagai delegasi Indonesia dalam Konferensi Para Pihak (Conference of Parties/COP) Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Framework Convention on Climate Change/UNFCCC) ke-26 atau COP26 di Glasgow, Inggris.

Dikabarkan dari merdeka, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Kadin Indonesia, Shinta W. Kamdani meyakini kolaborasi antara sektor publik dan swasta serta pihak internasional perlu lebih didorong dan diperkuat pasca-COP26.

“Salah satu area kolaborasi potensial adalah pembentukan satuan tugas (satgas) publik-swasta untuk penyusunan roadmap carbon market Indonesia dan Kadin Net Zero Hub, yang menjadi pusat sumber daya bagi perusahaan swasta berbagi wawasan, pengetahuan, alat serta sumber daya lainnya dalam membangun Net Zero Journey,” kata Shinta, Minggu (31/10).

Selain itu, Kadin akan berfokus pada tujuh tema prioritas untuk mempercepat dekarbonisasi, yaitu pertama, kolaborasi dalam penyusunan regulasi dan implementasi carbon pricing; kedua, pembangunan ekonomi berbasis hutan; Ketiga, peningkatan porsi energi baru terbarukan dalam bauran energi.

Baca Juga:  Front PKR Ingatkan Pemerintahan Prabowo Jangan Hanya Mengekor pada Anasir Kekuasaan Rezim Jokowi

Keempat, percepatan adopsi mobilitas listrik; kelima, pengembangan program-program sirkularitas end-to-end di sektor-sektor utama; Keenam, inovasi dan perluasan praktik pertanian berkelanjutan; dan Ketujuh, penggunaan pembiayaan berkelanjutan untuk mempercepat transisi.

“Kadin juga menyambut baik berbagai upaya lain untuk mendorong kemitraan pemerintah- swasta-internasional guna membantu Indonesia memenuhi komitmennya terkait inisiatif perubahan iklim global,” ujarnya.

Dalam rangka menunjukkan komitmen Indonesia terhadap salah satu agenda utama COP26 tentang membangun kolaborasi antara pemerintah, bisnis, dan masyarakat guna percepat tindakan mitigasi perubahan iklim, Kadin akan menampilkan inisiatif-inisiatif keberlanjutan yang telah dilakukan oleh sektor swasta.

Terutama pada topik-topik mekanisme carbon market, pengurangan deforestasi, transisi menuju energi baru terbarukan, pengelolaan sampah, dengan fokus utama pada sampah plastic, dan Impact investment untuk perusahaan dengan iklim positif.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

TCL Menjadi Bagian Narasi Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia
Pelaksanaan Munas III KBI Ricuh, Panitia Penyelenggara Terancam Dipolisikan
Miliki Basis Massa Akar Rumput, Partai Gerakan Rakyat Kini tak Lagi Dipandang Sebelah Mata
IAW Sebut Konflik Pulau Rempang Bukti Kegagalan Rezim Jokowi dalam Tata Kelola Agraria
Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku
Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang
Paska Kongres Jakarta, Pengurus Baru Garda Pemuda NasDem Nias Selatan Siap Rangkul Generasi Muda
Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:22 WIB

TCL Menjadi Bagian Narasi Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:00 WIB

Pelaksanaan Munas III KBI Ricuh, Panitia Penyelenggara Terancam Dipolisikan

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:13 WIB

Miliki Basis Massa Akar Rumput, Partai Gerakan Rakyat Kini tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:21 WIB

IAW Sebut Konflik Pulau Rempang Bukti Kegagalan Rezim Jokowi dalam Tata Kelola Agraria

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:05 WIB

Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku

Berita Terbaru

Megapolitan

TCL Menjadi Bagian Narasi Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia

Jumat, 31 Jul 2026 - 14:22 WIB