Partai Berkarya Tolak Usulan Penundaan Pemilu

- Penulis

Kamis, 3 Maret 2022 - 00:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen Partai Berkarya  Priyo Budi Santoso saat memberikan keterangan pers, Selasa (2/3/2022)

Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso saat memberikan keterangan pers, Selasa (2/3/2022)

JAKARTA, Mediakarya – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Berkarya Priyo Budi Santoso dengan tegas menolak usulan penundaan pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang yang sempat diwacanakan oleh sejumlah ketua umum partai politik.

Adanya usulan elit politik partai tertentu yang mewacanakan penundaan pemilu, Priyo berpandangan bahwa pihaknya menyesalkan wacana tersebut di tengah kondisi bangsa menghadapi berbagai macam persoalan.

“Kita ketahui bersama bahwa kondisi bangsa ini masih dihadapkan bebagai macam persoalan dan pandemi Covid belum berakhir, tapi masih saja ada elit politik yang tidak memiliki jiwa kenegarawanan,” jelas Priyo saat menerima penyerahan berkas verifikasi faktual dari sejumlah DPW Partai Berkarya di Jakarta, Selasa (2/3/2022).

Priyo menegaskan, usulan penundaan pemilu itu hanya akan memunculkan keledai-keledai politik yang menjerumuskan bangsa dalam perseteruan yang tak berujung.

“Karena itu kami menyerukan kepada seluruh pemimpin parpol untuk meneguhkan kembali sikap kenegarawanannya dan tetap mendukung adanya pemilu sesuai sengan tahapan yang telah ditetapkan bersama,” kata Priyo.

“Termasuk, dalam rangka menjalankan amanat konstitusi yakni pemilu lima tahun sekali dalam pemilihan presiden wakil presiden maupun pemilihan anggota legislatif,” imbuh Priyo.

Priyo menduga bahwa usulan penundaan pemilu dari sejumlah ketum partai merupakan wacana personal dan belum tentu disetujui oleh elemen-elemen partai tersebut.

“Kami menduga usulan pemundaan pemilu yang diusulkan oleh sejumlah ketua umum partai tersebut tidak mewakili organisasi partainya. Tapi lebih mengedepankan usulan pribadi,” ujar Priyo.

Kendati demikian, Priyo mengajak sejumlah partai yang sempat mewacanakan adanya penundaan pemilu itu agar menyadari kekeliruannya dan kembali membangun sistem demokrasi sesuai dengan amanat konstitusi dan undang-undang dasar 1945.

“Jangan sampai kita terjerembab dalam sistem demokrasi yang salah. Saya mengajak kepada elit-elit politik yang telah berubah menjadi keledai-keledai politik tersebut agar menyadari kekeliruannya,” ucap Priyo.

Priyo mengatakan, jika usulan penundaan pemilu itu hanya test the water atau untuk menguji nyali tentang kesabaran rakyat, menurut dia, hal itu tidak masuk akal.

Baca Juga:  Uang Rp 2,5 Miliar di Brankas Tak Tercatat di LHKPN, CBA Desak Jaksa Agung Periksa Basuki Raharjo

Menurutnya, masyarakat telah diuji kesabarannya di tengah kondisi pandemi ini, jangan sampai ada elit politik malah mewacanakan pandangan yang inkonstitusional.

“Oleh karnanya kami Partai Berkarya yang diwakili oleh seluruh DPW seluruh Indonesia menolak adanya wacana penundaan pemilu tersebut,” jelasnya.

 

Partai Berkarya Kubu Tommy Soeharto Optimis Menangi GugatanĀ 

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya se-Indonesia kubu Tommy Soeharto menyerahkan berkas verifikasi faktual kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) DPP Partai Berkarya, Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan.

Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso mengungkapkan, penyerahan berkas verifikasi faktual tersebut merupakan kesiapan Partai Berkarya dalam untuk mengikuti tahapan verifikasi administrasi yang diselenggarakan KPU RI.

Kendati demikian Priyo juga menjelaskan bahwa sengketa Partai Berkarya yang tengah dalam proses hukum di Mahkamah Agung segera inkrah dan dimenangkan oleh kubu Tommy Soeharto dengan pengurus harian Siti Hediati Soeharto atau yang akrab disapa Titiek Soeharto serta Sekjennya Priyo Budi Santoso.

Priyo mengatakan, di tengah dinamika Partai Berkarya, seluruh kader partai kubu Tommy Soeharto, selalu siaga untuk menyambut verifikasi dan menunggu arahan dari Ketum Tommy.

“Kader Partai Berkarya kubu Tommy Soeharto tetap semangat dengan Trilogi Pembangunan yang terpatri dalam sanubari para tokoh masysarakat dan jajaran pengurus di daerah, terkait bagaimana kebanggannya pada masa Indonesia di era Pak Harto yang berhasil menciptakan swasembada pangan,” ujar Priyo dalam acara konsolidasi di kantor DPP Partai Berkarya, Selasa (2/3/2022).

Oleh karena itu, lanjut Priyo, jajaran pengurus Partai Berkarya kubu Tommy Soeharto di daerah optimis kembali memenangkan sengketa partainya dan kembali pada trah cendana.

“Terlebih Ibu Titik Soeharto, totalitas dengan kesediaanya didapuk menjadi Ketua Harian,” tandas Priyo. ***

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

DPRD Bali Soroti Status Pulau Serangan, Kawasan Sakral Warisan Leluhur Jangan Diubah
ICC 100 Brands dan BPKN Award 2026 Siap Digelar, BPKN RI Perkuat Gerakan Perlindungan Konsumen
Mantan Komandemen NII Wilayah Jabar: Kelompok Salafi Wahabi Berpotensi Rongrong Stabilitas Keagamaan
Berhasil Rangkul Seluruh Faksi Kembali ke NKRI, Mantan Pentolan NII Wilayah Jabar Diganjar Peghargaan
Kiyai Said Dipastikan Tak Calonkan diri Dalam Suksesi Ketum PBNU
Iran Ancam Beri Balasan Lebih Keras Jika Trump Ulangi “Kebodohan”
Target Zero Stunting, Ini Kata Ketum PP-IBI
Jelang Pemberangkatan, Anggota Timwas Haji Ungkap Banyak Jamaah Belum Siap Fisik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:58 WIB

DPRD Bali Soroti Status Pulau Serangan, Kawasan Sakral Warisan Leluhur Jangan Diubah

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:37 WIB

ICC 100 Brands dan BPKN Award 2026 Siap Digelar, BPKN RI Perkuat Gerakan Perlindungan Konsumen

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:15 WIB

Berhasil Rangkul Seluruh Faksi Kembali ke NKRI, Mantan Pentolan NII Wilayah Jabar Diganjar Peghargaan

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:53 WIB

Kiyai Said Dipastikan Tak Calonkan diri Dalam Suksesi Ketum PBNU

Senin, 18 Mei 2026 - 13:29 WIB

Iran Ancam Beri Balasan Lebih Keras Jika Trump Ulangi “Kebodohan”

Berita Terbaru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Pangkas Anggaran Program MBG Sebesar Rp67 Triliun

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:54 WIB