KIB Tanggapi Hasto PDIP Soal Tugas Partai Bukan Membajak Kader

- Editor

Minggu, 12 Juni 2022 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno menanggapi soal pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, yang mengatakan tugas partai menggembleng, bukan membajak. Eddy mengatakan, pembicaraan soal calon presiden belum dibicarakan di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

“Pertama, perlu saya tegaskan di sini belum ada pembicaraan di KIB tentang sosok capres atau cawapres. Jadi, kalau namanya si A si B itu saya kira adalah spekulasi yang beredar dan tak ada dasarnya untuk membenarkan itu,” kata Eddy di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Sabtu (11/6/2022).

Eddy menjelaskan, hakikatnya setiap parpol bertujuan mencetak pemimpin. Bagi parpol, sebuah kebanggaan jika kader terbaiknya maju dalam kontestasi Pilpres.

“Kita sudah punya pengalaman 2004 mengusung Pak Amien Rais. 2014 kita usung Pak Hatta Rajasa sebagai cawapres, kita sudah punya pengalaman bahwa kader bekerja sangat kuat, sangat keras dan semangatnya tinggi sekali,” ujarnya, dikutip dari republika.

Namun demikian, PAN juga ingin realistis dalam Pilpres 2024, mendatang. Partainya ingin tahun 2024 meraih kemenangan. KIB bakal melihat perkembangan lebih lanjut terkait capres yang akan diusung.

Baca Juga:  IAW Endus Jutaan Rekening Terindikasi Sebagai Penampung Uang Judol

“Jadi, ke depannya kita lihat lagi perkembangan, kan Pak Airlangga juga bilang ada chapter-chapternya, Pak Zul juga mengatakan, kita masih akan kajian mendalam dan kita akan serap dari apa yang dikehendaki masyarakat, masyarakat akan ada partisipasinya dalam proses pencapresan ke depan,” kata dia.

Sementara itu, Sekjen PPP Arsul Sani, mengatakan KIB memprioritaskan mengusung kader internalnya di Pilpres 2024. Namun demikian, KIB tidak menutup kesempatan bagi anak bangsa lainnya untuk menjadi pemimpin Indonesia. .

“Kalau sosok itu adalah kader dari parpol lain, maka kalau kita ingin mencalonkan yang bersangkutan, hemat saya etikanya unggah-ungguhnya, karena kita bicara dengan partai politik yang menaungi, saya ingin sebutlah, misalnya PPP mau mencalonkan Pak Sandi Uno, maka kita di PPP harus bicara dengan Gerindra, karena Pak Sandi saat ini kader Gerindra,” jelasnya.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Puji Listyo Kapolri Terbaik, Deklarator Relawan “Poros Prabowo Subianto Presiden” Desak Gerindra Copot Habiburokhman dari Ketua Komisi III
IPPS Sebut Prabowo-Jokowi Sama-Sama Toksik, Rakyat Hanya Jadi Korban Dua Gajah Bertarung
Kongsi Politik Sudah Pecah, Tersisa Jejak Pengkhianatan
Gerindra Harus Evaluasi Habiburrahman, Pemuji Listyo Sebagai Kapolri Terbaik
Kapolri Terbaik Versi Habiburrahman Kini Jadi Tersangka Akibat Menyadap Presiden
Pertandingan Muaythai Pada Porprov XV Jabar Dapat Apresiasi PBMI
Golkar Perkuat Mesin Komunikasi Politik Lewat Teknologi AI
Hercules: Saya Bukan Pejabat, Bukan Makelar Kasus, Kenapa Saya Disadap?

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 16:43 WIB

Puji Listyo Kapolri Terbaik, Deklarator Relawan “Poros Prabowo Subianto Presiden” Desak Gerindra Copot Habiburokhman dari Ketua Komisi III

Sabtu, 7 November 2026 - 15:18 WIB

IPPS Sebut Prabowo-Jokowi Sama-Sama Toksik, Rakyat Hanya Jadi Korban Dua Gajah Bertarung

Sabtu, 7 November 2026 - 12:28 WIB

Kongsi Politik Sudah Pecah, Tersisa Jejak Pengkhianatan

Jumat, 6 November 2026 - 21:56 WIB

Gerindra Harus Evaluasi Habiburrahman, Pemuji Listyo Sebagai Kapolri Terbaik

Jumat, 6 November 2026 - 21:37 WIB

Kapolri Terbaik Versi Habiburrahman Kini Jadi Tersangka Akibat Menyadap Presiden

Berita Terbaru

Politisi PDI Perjuangan Guntur Romli

Politik

Kongsi Politik Sudah Pecah, Tersisa Jejak Pengkhianatan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 12:28 WIB