Firli Bahuri Ingatkan Program APBD Harus Sasar Kepentingan Rakyat

- Editor

Jumat, 16 September 2022 - 01:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPK Firli Bahuri (Ist)

Ketua KPK Firli Bahuri (Ist)

SURABAYA, Mediakarya – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Firli Bahuri mengingatkan setiap rupiah di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus dipergunakan untuk kepentingan rakyat.

“Saya apresiasi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hari ini mengumpulkan kepala daerah dan pimpinan legislatif dari seluruh kabupaten/kota di Jatim,” katanya kepada wartawan usai melakukan pertemuan tertutup di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis.

Dalam pertemuan itu, Firli menegaskan bahwa mulai dari tahap perencanaan, pengesahan, implementasi, hingga pengawasan, seluruh program tertuang di APBD harus menyasar kepentingan rakyat, yang selama ini menjadi tujuan negara.

“Mudah-mudahan Jawa Timur bisa mewujudkan tujuan negara dan mencapai Jatim Bangkit, serta ‘CETTAR’, yaitu cepat, efektif, efisien, transparan, akuntabel dan responsif, sebagaimana yang dikumandangkan oleh Gubernur Khofifah,” ujarnya.

Ketua KPK RI menegaskan tujuan negara bisa diwujudkan karena ada peran dari setiap anak bangsa, khususnya yang duduk di legislatif maupun eksekutif.

Baca Juga:  Firli Bahuri Jalani Tes Urine

“Permasalahan korupsi harus diselesaikan dan dibebaskan oleh seluruh elemen masyarakat,” tuturnya, dilansir dariĀ antara.

Sementara itu, dalam kesempatan sama juga dikukuhkan Forum Penyuluh Antikorupsi yang beranggotakan berbagai elemen masyarakat, mulai dari kalangan kampus, pegiat antikorupsi, hingga inspektorat dari berbagai daerah di Jatim.

Selanjutnya, perwakilan Forum Penyuluh Antikorupsi disebar di berbagai daerah untuk memberikan edukasi sebagai upaya preventif atau pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi, khususnya terhadap APBD di tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi.

“Kalau ada penyuluh pertanian, agama, bahkan keluarga berencana, kini juga ada penyuluh antikorupsi. Ada sisi edukasi dan preventif. Saya rasa penyuluh anti korupsi ini akan lebih banyak domain-nya pada edukasi dan preventif. Sebab kalau penindakan itu kan aparat penegakan hukum,” ucap Gubernur Jatim Khofifah.

Pada kesempatan tersebut turut hadir Bupati/Wali Kota se-Jatim serta para pimpinan DPRD kabupaten/kota se-Jatim.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen
Berpeluang Jadi PNS, Status Guru PPPK dari Darah akan Ditarik ke Pusat
DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG
Politisi NasDem: Korban Keracunan MBG Harus Dapat Penanganan Medis Tuntas dan Berkelanjutan
Ahmad Sahroni: DPR Berantas Korupsi Pasti, tapi Jangan Sewenang-wenang!
Ketua Komisi III DPR RI: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Kekuasaan
Legislator Ini Soroti Tumpang Tindih Kewengan Konflik Agraria
Kemenhan Dapat Tambahan Anggaran APBN 2027 Jadi 189 Triliun

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:56 WIB

Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen

Sabtu, 12 September 2026 - 08:19 WIB

Berpeluang Jadi PNS, Status Guru PPPK dari Darah akan Ditarik ke Pusat

Sabtu, 12 September 2026 - 04:46 WIB

DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG

Rabu, 9 September 2026 - 14:39 WIB

Politisi NasDem: Korban Keracunan MBG Harus Dapat Penanganan Medis Tuntas dan Berkelanjutan

Selasa, 8 September 2026 - 06:01 WIB

Ahmad Sahroni: DPR Berantas Korupsi Pasti, tapi Jangan Sewenang-wenang!

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB