ACEH UTARA, Mediakarya – Akibat hujan ringan, sedang dan lebat selama dua pekan di Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bener Meriah, debit air sungai Krueng Keureuto, Krueng Peuto dan sungai Krueng pase mulai meninggi dan mulai merendam memasuki ke permukiman warga di seputaran Daerah Aliran Sungai (DAS) di 10 kecamatan dalam kawasan Aceh Utara.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Asnawi melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Mulyadi mengatakan, berdasarkan rekap data sementara saat ini, debit air munai naik membanjiri kemukiman warga mulai lemarin malam sekira pukul 18:00 WIB, Selasa (20/12/2022)
Dari data yang diperoleh, Kecamatan – Kecamatan yang terdampak banjir antra lain, Kecamatan Lhoksukon, Kecamatan Samudera, Kecamatan Cot Girek, Kecamatan Matang Kuli, Kecamatan Syamtalira Aron, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kecamatan Banda Baru, Kecamatan Nibong, Kecamatan Nisam, dan Kecamatan Simpang Keuramat.
Kalaksa juga mengatakan, sejauh ini pihak BPBD Aceh Utara sudah melakukan upaya penyelamatan warga beserta alat perabotan, menempatkanTim BPBD yang bertugas memantau lokasi banjir, dan meminta Camat / Muspika maupun perangkat Gampong untuk dapat melapor secara kontinu dan tetap siaga. (Mahlil)










