JAKARTA – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar, Sebastian Salang mengatakan, pelayanan birokrasi pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam tiga bulan terakhir terlihat semakin baik dan responsif.
Menurutnya, dalam 100 hari kerja Heru Budi Hartono, Jakarta mengalami banyak perubahan ke arah yang lebih maju. Ia menilai, Heru piawai dalam memaksimalkan tugas dan fungsi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehingga masyarakat menjadi percaya dan optimis.
“Saya melihat ada upaya meningkatkan peran pelayanan birokrasi yang semakin baik dan cepat, responsif. Itu terlihat dalam gebrakannya di 100 hari pertama Ia memimpin Jakarta, ada sejumlah trobosan pak Heru yang menurut saya baik sekali membuat Jakarta semakin maju, bersih dan beradab hingga membuat optimis,” ujar Sebastian Salang di Jakarta, Rabu (11/1/2023).
Sebastian menuturkan, Heru Budi Hartono adalah figur yang sangat mengenal Jakarta dan memahami cara kerja Pemprov DKI. Sehingga, kata Sebastian, Presiden Joko Widodo tepat memilih Heru untuk memimpin DKI Jakarta yang memiliki kompleksitas persoalan.
“Pak Heru mengerti persoalan krusial Jakarta serta tahu bagaimana mengatasinya, tidak banyak bicara namun pekerja keras. Kemauan dan komitmennya sangat kuat untuk melakukan perbaikan,” ungkapnya.
Terkait agenda prioritas Heru Budi Hartono yakni penanganan banjir, macet dan tata ruang, Sebastian mengaku yakin bahwa Heru komitmen dalam menuntaskan problem yang tak kunjung bisa diselesaikan di periode sebelumnya itu.
“Bagi saya, beliau telah mendeteksi dengan tepat persoalan utama yang dialami jakarta, sehingga langsung tancap gas seperti membereskan sodetan Kali Ciliwung-BKT dan normalisasi beberapa sungai,” ucapnya.
“Dan saya percaya pak Heru bisa membuat banyak perubahan bagi Jakarta selama masa kepemimpinannya,” lanjutnya.
Sejak dilantik pada 17 Oktober 2022 lalu, Heru Budi Hartono tancap gas melakukan berbagai terobosan, antara lain;
– Membuka lagi pos pengaduan langsung.
– Turun langsung ke lokasi (blusukan).
– Menggalakan kembali Jumat menanam.
– Inspeksi mendadak (Sidak) ke kantor pemerintah seperti Kelurahan, Kecamatan, SKPD dan lainnya.
– Penyegaran direksi BUMD.
– Sodetan kali Ciliwung ke Banjir Kanal Timur (BKT).
– Akselerasi proyek MRT.
– Akselerasi Proyek LRT Jabodebek.
– Penambahan jalur kereta Tanah Abang.
– Transit Oriented Development/TOD Tanah Abang.
– Menyiapkan pembanguan Giant Sea Wall (Tanggul Laut Raksasa).
– Akselerasi pembangunan fasilitas Landfill Mining dan Refused Derived Fuel (RDF) Plant di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
“100 hari pertama bagi pak Heru, pesan saya tancap gas terus, jangan kendor. Jakarta butuh terobosan dan komitmen anda,” pungkasnya.(Mm)





