Sambut Bulan Ramadhan, Forkompinda Aceh Utara Terbitkan Aturan Bersama

- Editor

Senin, 20 Maret 2023 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA, Mediakarya – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Aceh Utara, mengeluarkan Seruan Bersama Dalam Rangka Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1444 H/2023 M.

Seruan bersama ini ditandatangani Penjabat (Pj) Bupati Aceh Utara Azwardi Pimpinan DPRK Aceh Utara, Komandan Kodim 0103/AUT, Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kapolres Aceh Utara, Kapolres Lhokseumawe, Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara serta Pimpinan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Utara.

Dalam Seruan Tersebut, Forkompinda mengeluarkan beberapa larangan beserta Sanksi pelanggaran untuk dapat di indahkan/dilaksanakan oleh seluruh Elemen Masyarakat Yang ada dalam Kabupaten Aceh Utara selama Bulan Suci Ramadhan. Adapun isi larangannya antara lain:

1. Menghentikan kegiatan usaha, warnet, plays station, dan tidak memainkan game online, tidak membakar mercon dan jenis permainan lainnya yang dapat menggangu ketentraman beribadah selama Bulan Suci Ramadhan;

2. Tidak menghidupkan televisi di tempat-tempat umum dan media-media visual lainnya saat berlangsungnya sholat tarawih;

3. Pemilik warung kopi/rumah makan/restoran/cafe dan penjual makanan lainnya agar tidak membuka warung atau menjual makanan sejak pukul 05:00 Wib sampai dengan pukul 16:00 Wib selama Bulan Suci Ramadhan;

Baca Juga:  Peluang Dan Tantangan Airlangga Hartarto Menuju RI Satu

4. Pemilik toko/warung/cafe dilarang membuka usahanya sebelum Shalat Tarawih selesai dilaksanakan, terkecuali untuk apotek yang berada disekitar rumah sakit;

5. Pemilik warung kopi/rumah makan/restoran/cafe dilarang menempatkan berbuka puasa (bukber) yang bukan muhrim duduk satu meja dan 15 (lima belas) menit sebelum shalat isya agar ditutup, semua pengunjung agar tidak ada lagi didalam serta dapat dibuka kembali setelah Shalat Tarawih.

Selanjutnya sanksi yang dikenakan bagi pelanggar meliputi, “Setiap orang/Badan Usaha yang melakukan pelanggaran secara sengaja atau tidak sengaja, akan dikenakan sanksi sesuai Qanun Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Aqidah, Ibadah serta Syi’ar Islam.

Sementara Muspika dan Wilayatul Hisbah melakukan pengawasan dan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan setiap pelanggaran ketentuan ini. (Mahlil)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Penyadapan Prabowo Satu Arah Untuk Kudeta dan Antarkan Gibran Jadi RI-1 Demi Selamatkan Jokowi
Kota Bekasi Sabet Emas Pertama Cabor Muaythai Di Hari Pertama, Unjuk Gigi Pada Porprov XV Jabar
Spekulasi di Balik Penangkapan Sejumlah Perwira Tinggi Polri: Dari Isu Penyadapan Ilegal, Beking Judol, Hingga Korupsi
Tuntutan 10 Penjara Dan Pemecatan Dinilai Janggal, Advokat Letjen Widi Prasetijono Bongkar Tujuh Kejanggalan Perkara Kebun Carui
Di Tengah Isu Penangkapan Jenderal, GNK Tegaskan Dukung Penuh Kapolri Suyudi Ario Seto Bersihkan Polri
Putusan MA Soal Ijazah Gibran Dinilai Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Krisis Konstitusi
Politisi PKS Geram Atas Tindakan Arogansi Jajaran Polda Jateng
Ketua MAKI Bongkar Dugaan Modus Nusron Wahid Hindari KPK, Siapkan Dinas ke Jepang Sebagai Alasan Mangkir

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

Penyadapan Prabowo Satu Arah Untuk Kudeta dan Antarkan Gibran Jadi RI-1 Demi Selamatkan Jokowi

Selasa, 3 November 2026 - 22:20 WIB

Kota Bekasi Sabet Emas Pertama Cabor Muaythai Di Hari Pertama, Unjuk Gigi Pada Porprov XV Jabar

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Spekulasi di Balik Penangkapan Sejumlah Perwira Tinggi Polri: Dari Isu Penyadapan Ilegal, Beking Judol, Hingga Korupsi

Selasa, 3 November 2026 - 16:46 WIB

Tuntutan 10 Penjara Dan Pemecatan Dinilai Janggal, Advokat Letjen Widi Prasetijono Bongkar Tujuh Kejanggalan Perkara Kebun Carui

Selasa, 3 November 2026 - 16:35 WIB

Di Tengah Isu Penangkapan Jenderal, GNK Tegaskan Dukung Penuh Kapolri Suyudi Ario Seto Bersihkan Polri

Berita Terbaru