Pal Jaya Genjot Program, Sanitasi Aman Bagi Warga Jakarta Untuk Indonesia

- Editor

Selasa, 18 April 2023 - 04:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Perumda Paljaya pada tahun 2023 ini mulai mengolah limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Perusahaan plat merah tersebut menggenjot program sanitasi aman bagi warga Jakarta untuk Indonesia.

“Limbah yang kami tangani adalah limbah yang bersumber dari rumah sakit, seperti jarum suntik, masker dan lain-lain,” ujar Corporate Secretary Perumda Paljaya Tanto Tabrani dalam acara “Obrolan Ramadhan 1444 H/2023 M, Menjalin Silaturahmi Bersama Perumda Paljaya” di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (17/4/2023).

Ia menyebut kalau meski baru menangani limbah B3, tetapi sudah banyak rumah sakit yang menjadi mitra Paljaya, meski jumlahnya belum mencapai dua digit.

Baca Juga:  BRI Beri Beasiswa Bagi 1.800 Anak Tenaga Pendukung Kesehatan

Soal fasilitas pengolahan, Tanto mengatakan kalau untuk saat ini pengolahan limbah B3 dilakukan dengan menggunakan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), tetapi ke depan akan diolah dengan menggunakan incenerator.

“Rencananya incenerator itu akan dibangun di dua lokasi, yaitu di Pulogebang, Jakarta Timur; dan KBN, Jakarta Utara,” katanya.

Ia mengakui bahwa saat ini ada perusahaan swasta yang juga mengolah limbah B3, tetapi menurutnya hal itu bukan masalah.

“Kalau fasilitas kita telah lengkap, bisa saja rumah sakit yang saat ini bekerja sama dengan swasta, beralih ke kita,” katanya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

BTS 4G di Wilayah 3T Mulai Beroperasi, Kontraktor Klaim Tagihan Ratusan Miliar Belum Dibayar
Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026
Mendigitalkan Benteng Cukai, Menutup Celah Oknum
Kelas Barista Hingga Manajemen Digital, Cara Al Hikmah 2 Benda Cetak Santripreneur Lewat Ben Ngopi
Pengamat Ekonomi: Kasus Oplos Beras SPHP Bukan Soal 600 Ton, Tapi Soal Bobolnya Rantai Subsidi Negara
Bola Panas Dumas Pajak PT BCI di Banyuwangi Kini di Tangan Dirjen Pajak: Sudah Diterima Tiga Pintu, Tinggal Ditelaah
Tawar Menawar Antara Siswa SMP Dan Pedagang Pasar Tradisional
BPKN Dukung Pembalut Bebas PPN

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:34 WIB

BTS 4G di Wilayah 3T Mulai Beroperasi, Kontraktor Klaim Tagihan Ratusan Miliar Belum Dibayar

Rabu, 4 November 2026 - 13:31 WIB

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026

Senin, 2 November 2026 - 07:28 WIB

Mendigitalkan Benteng Cukai, Menutup Celah Oknum

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Kelas Barista Hingga Manajemen Digital, Cara Al Hikmah 2 Benda Cetak Santripreneur Lewat Ben Ngopi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Pengamat Ekonomi: Kasus Oplos Beras SPHP Bukan Soal 600 Ton, Tapi Soal Bobolnya Rantai Subsidi Negara

Berita Terbaru