Kementan Pamerkan Hasil Panen di Trade Expo Indonesia

- Penulis

Jumat, 20 Oktober 2023 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Upland Project Kementerian Pertanian (Kementan) memamerkan hasil panen 13 kelompok petani binaan program tersebut dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-38 yang diselenggarakan di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

“Kami menampilkan komoditas program upland project dari petani di berbagai daerah agar dilihat dan dibawa ke berbagai penjuru negara,” kata Manajer Program Upland Project Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Farakka Sari dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Selain hasil tani yang telah dikemas menjadi berbagai produk, Upland Project juga menggelar demo memasak daging domba batur dari Banjarnegara, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut dimaksudkan agar publik bisa menikmati langsung daging domba yang dihasilkan oleh peternak binaan Upland Project.

Dia mengatakan bahwa salah satu tujuan utama Upland Project untuk meningkatkan perekonomian para petani. Dia yakin ekspor komoditas hasil pertanian secara otomatis dapat meningkatkan ekonomi dan moral para petani untuk meningkatkan produktivitas.

“Upland Project ini hadir di Indonesia untuk meningkatkan ekonomi para kelompok petani,” katanya.

Kegiatan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-38 tersebut dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang hadir secara virtual.

Baca Juga:  Di Atas Bendera Konstitusi Baru

Jokowi berharap agar TEI 2023 jadi ajang yang dapat memperluas dan meningkatkan pasar sehingga pengusaha, UMKM, dan industri produk lokal bisa semakin maju dan menjadi bagian penting dari rantai pasok global. Di era globalisasi dan kompetisi yang semakin ketat semua rantai tersebut tidak boleh lengah.

“Kita tidak boleh hanya menjadi pasar, kita harus menjadi pelaku, harus menjadi produsen yang berdaya saing dan menguasai pasar,” kata Jokowi dalam pembukaan melalui video virtual.

Dia berharap forum TEI dapat memungkinkan eksportir Indonesia bertatap muka dengan potensial buyer yang ingin melihat produknya langsung dan melakukan negosiasi langsung.

“Apalagi saya dengar tahun ini juga difokuskan membuka peluang pasar dari nontradisional seperti Timur Tengah, Asia Selatan dan Afrika yang dilakukan secara offline dan online,” tuturnya, dilansir dari antara.

Produk yang ditampilkan terbagi dalam tujuh zona kategori yaitu manufaktur, fesyen dan aksesoris, kecantikan dan kesehatan, peralatan medis, mebel dan dekorasi, jasa digital, serta makanan dan minuman. (sls)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, BPKN Minta PLN Transparan dan Benahi Sistem
Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit
Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Dipeluk, Bukan Dipukul
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara
Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak
BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:40 WIB

Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, BPKN Minta PLN Transparan dan Benahi Sistem

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:02 WIB

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:29 WIB

Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:42 WIB

Dipeluk, Bukan Dipukul

Berita Terbaru

Adi Suparto: Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik

Headline

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Jun 2026 - 22:02 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat didatangi para siswa SD di Jakarta.

DKI

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:34 WIB