Gelar Martial Art Competition, UNJ Peduli Pembibitan Atlet Bela Diri Indonesia

- Editor

Sabtu, 9 Desember 2023 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar Martial Art Competition (MAC) di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur, akhir pekan ini. Pada gelaran tersebut, ada dua cabang olahraga (cabor) bela diri yang diperlombakan, yakni Silat dan Karate.

Ketua Panitia sekaligus Pendidikan Kepelatihan Olahraga UNJ, Hendro Wardoyo mengatakan, kegiatan tersebut terinspirasi dari event yang pernah dilakukan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang menggabungkan kompetisi dari semua cabang olahraga bela diri.

“Pertama kali yang mengadakan adalah KONI yang mempersatukan kompetisi seluruh cabang olahraga bela diri. Nah, atas dasar itu, kami dari sektor pendidikan yang juga memiliki fakultas olahraga juga ikut peduli untuk menggelar kegiatan penggabungan kompetisi dari bela diri. Tapi untuk event perdana ini, kita baru bisa menyelenggarakan dua cabor bela diri,” kata Hendro usai pembukaan acara, Sabtu (9/12/2023).

Lebih lanjut Hendro juga mengatakan, event ini bertujuan untuk mencari bibit dari pelajar mulai dari SD, SMP, SMA hingga mahasiswa dan pembinaan atlet di cabor bela diri sejak dini.

Baca Juga:  Kemenkumham Perbarui Syarat Permohonan Visa Indonesia

“Alhamdulillah banyak pesertanya dari siswa-siswa hingga mahasiswa. Tapi kita juga membuka untuk nomor dewasa, seperti kadet dari TNI/Polri,” kata Hendro.

Hendro kembali menuturkan bahwa event ini bentuk kepedulian UNJ terhadap olahraga akan terus berprestasi di kancah internasional. “Apalagi yang kita pertandingan dari cabor pencak silat yang merupakan budaya dari Indonesia yang harus dilestarikan, dan Karate yang merupakan cabor beladiri yang berprestasi di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Bidang Hubungan Pusat dan Daerah, Dwijayanto Sarosa mengatakan, event-event seperti ini harus semakin diperbanyak agar lahir para atlet bela diri yang nantikan bisa mengharumkan Indonesia di kancah internasional.

“Event-event seperti ini harus digalakkan. Selain sebagai ajang pencariian bibit-bibit atlet, ajang ini juga sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat akan seni bela diri. Tak hanya itu, event ini sebagai bagian dari Indopnesia Emas di tahun 2045 mendatang,” katanya.(hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB
Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Bupati Bolmut Sulawesi Utara Kena Ciduk OTT KPK
Prabowo Kerap Berkata Kasar Hingga Disarankan Dijauhkan dari Mikropon, Begini kata Pengamat
Rektor Universitas Paramadina Tanggapi Usulan Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Selasa, 22 September 2026 - 22:48 WIB

Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak

Selasa, 22 September 2026 - 10:07 WIB

Bupati Bolmut Sulawesi Utara Kena Ciduk OTT KPK

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB