Dari Tahun 2014 Prabowo Selalu Unggul Disurvei, Tapi Tak Pernah Menang Pilpres

- Penulis

Selasa, 12 Desember 2023 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Sejumlah lembaga survei merilis bahwa pasangan capres/cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada posisi puncak survei, mengungguli pasangan lainnya yakni Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Kendati demikian, fenomena hasil survei yang mengunggulkan Prabowo-Gibran tidak bisa menjamin pasangan capres/cawapres tersebut memenangi pilpres 2024 mendatang.

“Kita belajar dari 10 tahun lalu, di mana perang lembaga survei mengunggulkan Prabowo, saat penghitungan suara ternyata hasilnya tidak sesuai dengan hasil survei. Jadi, kita patut pertanyakan soal integritas lembaga-lembaga survei tersebut,” kata direktur eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah dalam wawancaranya kepada HINews, Selasa (12/12/2023).

Iskandar mengungkapkan, jika flashback di tahun 2014 dan 2019, bahwa sejumlah lembaga survei mengunggulkan Prabowo Subianto, namun faktanya di babak akhir hasilnya zonk semuanya.

Lalu publik bertanya kembali apakah ini bisa dipertanggung jawabkan secara akademis?, atau asumsi-asumsi terburuknya adanya pesanan survei guna menggiring opini masyarakat yang ternyata tetap tidak efektif.

“Survei kan sifatnya subjektif, objektif bagi yang diuntungkan. Sebab survei tak bisa digugat. Kalau tak sepakat silahkan buat survei tandingan, kurang lebihnya seperti itu,” kata Iskandar.

Baca Juga:  Wujudkan Swasembada Pangan, Menteri Zulhas Apresiasi Peran Kapolri

Pihaknya juga mengaku sulit untuk mempercayai hasil survei yang bisa dipertanggungjawabkan secara akademis, hal itu lantaran ulah beberapa lembaga survei yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Jadi dalam konstelasi politik, survei memang diperlukan, namun jangan terlalu semangat bohongnya, apalagi menggiring opini yang dapat membohongi publik,” ucap Iskandar.

Oleh karenanya, selama ini kata Iskandar, ETOS tidak tertarik membuat survei capres/cawapres. Ia lebih tertarik melakukan survei calon legislatif dan partai-partai yang diprediksi lolos Parliamentary Threshold (PT).

Sementara kata Iskandar, untuk survei capres/cawapres 2024 sudah banyak lembaga survei, meski ada beberapa lembaga survei yang dinilai kurang objektif dalam menyajikan datanya.

Lebih lanjut kata Iskandar, publik tentu bisa menilai mana lembaga survei yang objektif dan mana lembaga survei yang disinyalir menampilkan data hasil pesanan. Bahkan lucunya lagi ada lembaga survei baru yang membuat survei bahwa pasangan Prabowo-Gibran manang satu putaran.

“Ada lembaga survei yang yang merilis pasangan Prabowo-Gibran menang satu putaran dengan angka 50%. Buat saya ini terlalu memaksakan, saya berpikir bukan cuma jumping angkanya, tapi saya lebih menilai survei tersebut terlalu menjilat,” pungkasnya. *

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Rapat Pleno Terkesan Buram, Kredibilitas Ketum AMPG Dipertanyakan
Reses Oktavianus Bu’ulolo ke-V, Aspirasi Didominasi Peningkatan Infrastruktur Dan Air Bersih
Ketika Otoritarianisme Berkostum Hukum
Jakarta 22 Satukan Komunitas Kreatif Sambut Jakarta 500 Tahun
Politisi PDIP Sebut Banyak Kades Tak Paham Soal Mekanisme KDMP
Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi Pompanisasi Mandek, ETOS: Siapa di Belakang Kepala Dinas SDA Pemprov DKI?
Membahas Dualisme dan Atlet Dilarang Bertanding
Kedewasaan Berpolitik, Pemimpin Yaman Bersatu Lewat Jalan Damai
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:48 WIB

Rapat Pleno Terkesan Buram, Kredibilitas Ketum AMPG Dipertanyakan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:53 WIB

Ketika Otoritarianisme Berkostum Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:26 WIB

Jakarta 22 Satukan Komunitas Kreatif Sambut Jakarta 500 Tahun

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:16 WIB

Politisi PDIP Sebut Banyak Kades Tak Paham Soal Mekanisme KDMP

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:54 WIB

Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi Pompanisasi Mandek, ETOS: Siapa di Belakang Kepala Dinas SDA Pemprov DKI?

Berita Terbaru

Dokumentasi pelantikan Pengurus Pusat AMPG Periode 2024-2029 (foto; dok. Mediakarya

Megapolitan

Rapat Pleno Terkesan Buram, Kredibilitas Ketum AMPG Dipertanyakan

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:48 WIB