13 Pengungsi Rohingya Berada di Tempat Penampungan Sementara Pekanbaru

- Editor

Kamis, 4 Januari 2024 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, Mediakarya – Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau menempatkan 13 warga Rohingya yang terlantar di daerah setempat beberapa waktu lalu di “community house” atau tempat penampungan sementara pengungsi setelah proses verifikasi oleh tim UNHCR.

Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Muflihun mengatakan bahwa warga Rohingya itu nantinya dalam pengawasan Tim Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri (PPLN). Mereka merupakan gabungan sejumlah instansi yang mengawasi para pengungsi luar negeri.

“Itu yang ada di Pekanbaru kemarin itu lari, naik bus ke Pekanbaru. Jadi melarikan diri, bukan ditempatkan. Sampai hari ini kita jaga situasinya masih kita bicarakan,” katanya, Kamis.

Pemerintah kota bersama forum pimpinan daerah sudah dua kali melakukan konferensi video dengan kementerian membahas permasalahan pengungsi. Ada rencana pemerintah pusat mencari pulau khusus untuk menampung warga Rohingya.

Baca Juga:  Banyak Prestasi Selama Jabat Kakorlantas Polri, IPW Apresiasi Kinerja Irjen Agus Suryonugroho

“Kita juga bahas ini bersama Forkopimda, agar nantinya kita cari solusi terkait keberadaan para pengungsi di Pekanbaru,” ulasnya.

Muflihun mengimbau masyarakat agar jangan resah dengan keberadaan para pengungsi. Ia meyakinkan bahwa pemerintah bersama Forkopimda peduli terhadap aspirasi masyarakat.

“Kita bukan seenaknya menampung para pengungsi, tapi semua ada prosedur yang harus dijalankan,” terangnya, dilansir dari antara.

Dirinya menambahkan pemerintah kota juga siap mengikuti arahan pemerintah pusat terkait penanganan pengungsi. Ia menyebut bahwa hingga kini belum ada arahan khusus dari pemerintah pusat terkait rencana penempatan pengungsi baru.

Muflihun menegaskan hingga saat ini belum ada surat resmi untuk penunjukan Kota Pekanbaru sebagai lokasi penempatan pengungsi Rohingya. Ia tidak ingin masyarakat salah paham terkait informasi atau isu yang berkembang seputar pengungsi. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas
Kapolres Nias Selatan Terima Audensi Dari Perwakilan GMNI
Prabowo Tancap Gas Percepat Pendidikan Gratis Dari Sekolah Dasar Sampai Perguruan Tinggi
RUU Pemilu Berpotensi Hanguskan Jutaan Suara Pemerintah Ancang Ancang Skema Penyelamatan
Prabowo Teken Perpres Tata Kelola Kopdes Merah Putih, Operasionalnya Belum Jelas
Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Kuasa Hukum BBM Desak Penyidik Segera Tetapkan Tersangka dalam Perkara Berca Schindler Lifts

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:02 WIB

Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas

Kamis, 24 September 2026 - 10:48 WIB

Kapolres Nias Selatan Terima Audensi Dari Perwakilan GMNI

Kamis, 24 September 2026 - 10:30 WIB

Prabowo Tancap Gas Percepat Pendidikan Gratis Dari Sekolah Dasar Sampai Perguruan Tinggi

Kamis, 24 September 2026 - 10:07 WIB

Prabowo Teken Perpres Tata Kelola Kopdes Merah Putih, Operasionalnya Belum Jelas

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Berita Terbaru

Ekonom Kwik Kian Gie (Foto: Ist)

Opini

Untung Ada Ekonom Kwik Kian Gie

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:45 WIB

Kapolres Nias Selatan saat terima perwakilan GMNI

Daerah

Kapolres Nias Selatan Terima Audensi Dari Perwakilan GMNI

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:48 WIB