Semen Padang Tegaskan Komitmennya Bantu Pemerintah atasi Stunting

- Penulis

Rabu, 17 Januari 2024 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG, Mediakarya – PT Semen Padang, salah satu perusahaan di bawah naungan Kementerian BUMN menegaskan komitmennya untuk membantu pemerintah dalam mengatasi stunting di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

“PT Semen Padang berkomitmen penuh dalam penanganan stunting. Sejak 2022, melalui Program Anak Stunting Semen Padang, gerakan ini terus berlanjut hingga kini,” kata Direktur Utama PT Semen Padang Indrieffouny Indra di Padang, Rabu.

Indra mengatakan gerakan pencegahan stunting dilatarbelakangi hasil pemetaan sosial di Sumbar, khususnya di Kecamatan Lubuk Kilangan, Kecamatan Pauh dan Kecamatan Lubuk Begalung. Tidak hanya itu, berdasarkan data studi status gizi Indonesia 2021, Kabupaten Solok merupakan daerah dengan tingkat stuntingnya tertinggi di Sumbar.

Pada 2022, di Kecamatan Lubuk Kilangan, Kecamatan Pauh dan Kecamatan Lubuk Begalung ditemukan kasus stunting masing-masing 14 anak, 18 anak dan sembilan anak. Menindaklanjuti temuan itu, perusahaan semen tertua di Asia Tenggara itu melakukan upaya intervensi lewat program pemberian makanan tambahan (PMT) selama lima bulan dengan nilai bantuan sebesar Rp62,47 juta lebih.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Di Tanah Air Mulai Landai

“Program PMT ini berdampak positif, dimana anak-anak yang awalnya stunting mengalami kenaikan berat badan satu hingga dua kilogram, dan tinggi badan 0,5 hingga 0,8 sentimeter setiap bulan,” sebut dia.

Pada tahun 2023, Program Anak Stunting Semen Padang terus dilanjutkan dengan sasaran 79 anak di Kecamatan Lubuk Kilangan, 78 anak di Kecamatan Pauh, 17 anak di Lubuk Begalung, 17 anak d Kabupaten Solok.

Perusahaan pelat merah tersebut juga menggalakkan penanganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kepulauan Meranti bagi 19 rumah tangga. Upaya itu juga menjadi bagian dari pencegahan stunting.

“Kami juga menyerahkan bantuan air bersih di Kabupaten Solok senilai Rp422,55 juta,” ujarnya, dilansir dari antara.

Sementara itu pada 2024, PT Semen Padang tetap fokus penanganan stunting di Kecamatan Lubuk Kilangan, Pauh, Lubuk Begalung dan Kabupaten Solok dengan total bantuan Rp480 juta. Dari angka itu, pihaknya menargetkan 30 anak terlepas dari masalah stunting. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi
Kapolres Nias Selatan Dukung Penuh Pelaksanaan Muskab I KORMI
BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini
Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi
Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan
Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat
Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:27 WIB

H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:01 WIB

Kapolres Nias Selatan Dukung Penuh Pelaksanaan Muskab I KORMI

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:09 WIB

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:43 WIB

Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi

Berita Terbaru

Foto; Mediakarya

Daerah

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Jun 2026 - 18:09 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi, (foto; Mediakarya)

Daerah

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:48 WIB