Belajar Dari Sejarah, Kota Bekasi Harus Dipimpin Putra Daerah

- Editor

Selasa, 16 April 2024 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pusat Kota Bekasi (Ist)

Pusat Kota Bekasi (Ist)

KOTA BEKASI, Mediakarya – Pembina Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Guntur Wijaya Putra mendukung Partai Golkar untuk mengusulkan Abdul Rosyad Irwan Siswadi alias Ian Rasyad sebagai salah satu kandidat calon Wali Kota Bekasi pada Pilkada mendatang.

Guntur menilai, Ian Rasyad merupakan putra daerah yang integritasnya tak diragukan lagi. Hal itu ia buktikan dengan sikapnya selama ini yang tidak mau terbelenggu dengan kepentingan partai manapun.

Meski (Ian Rasyad) bukan merupakan pengurus partai, namun kiprahnya dalam sosial kemasyarakatan maupun organisasi lainnya patut dibanggakan. Selain itu, kata Guntur, Ian juga berhasil mendorong potensi generasi muda agar memiliki prestasi di bidangnya.

“Salah satunya melalui bidang olahraga. Nah, beliau ini merupakan satu-satunya Ketua KONI yang dinilai berhasil mengharumkan nama Kota Bekasi,” ujar Guntur kepada wartawan di Kota Bekasi, Selasa (16/4/2024).

Guntur mengatakan, pada prinsipnya siapapun kandidat calon Wali Kota Bekasi yang akan bertarung pada Pilkada mendatang, tentunya telah memilki cita-cita luhur bagaimana ingin menjadi pemimpin daerah yang berkualitas.

“Tentu ada korelasi baik antara yang bersangkutan ketika ikut dalam kontestasi pilkada dengan tata kelola untuk mensejahterakan masyarakatnya. Namun dari sejumlah nama yang mencuat, saya pribadi memiliki penilaian tersendiri. Bahwa sosok Ian Rasyad itu dapat menjadi katalisator bagi masyarakat Kota Bekasi,” ujarnya.

Guntur menegaskan, bahwa masyarakat Kota Bekasi saat ini butuh sosok pemimpin yang memiliki integritas yang tinggi. Sebab, di dua kepemimpinan Wali Kota sebelumnya masyarakat di daerah penyangga Jakarta itu harus menelan pil pahit karena dua kepala daerahnya harus berurusan dengan KPK atas kasus korupsi yang menjeratnya di saat masa jabatannya belum berakhir.

Baca Juga:  Menkes Sebut Obat Molnupiravir Siap Dipakai Awal Januari 2022

“Kita tentu harus belajar dari pengalaman sebelumnya. Dan tentunya kita harapkan kepala daerah ke depan harus orang yang memilki integritas tinggi dan terbebas dari persoalan hukum, dan diharapkan pula berakhir tidak membawa beban masalah bagi pemerintah Kota Bekasi, sehingga pembangunan terus dilakukan dengan berkelanjutan,” harap Guntur.

Selain itu, Guntur menilai jika belajar dari sejarah, Kota Bekasi itu sangat tepat bila dipimpin oleh putra asli daerah.  Sebab, Kota Bekasi berbeda dengan daerah lainnya di Jadebotabek.

“Meski masyarakatnya sangat heterogen, akan tetapi jika masyarakat pendatang sudah membaur dengan warga asli Bekasi maka dialeknya mau tidak mau menyesuaikan. Dan itulah Bekasi. Oleh karenanya dibutuhkan sosok yang memiliki ketokohan. Dan di antara sejumlah nama saya menilai Bang Ian Rasyad sudah sangat tepat memimpin Bekasi,” ungkap Guntur.

Seperti diketahui, Partai Golkar telah mengusulkan 5 nama calon Wali Kota Bekasi, yakni Abdul Rosyad Irwan Siswadi atau Ian Rasyad (Kader Kosgoro 1957), Kusnanto Saidi (Dirut RSUD Kota Bekasi), Ade Puspitasari (Ketua DPD Golkar Kota Bekasi) Novel Saleh Hilabi (kader Golkar), Faisal (Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Golkar)

Ian Rasyad bukan pendatang baru dalam kancah perpolitikan di Kota Bekasi. Ia merupakan sosok yang selama ini dinilai mampu menjadi perekat masyarakat Kota Bekasi. Suami dari Enen Saribanon (Plt Kajati Jambi) itu saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua I KONI Jabar 2023-2027.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Paska Kongres Jakarta, Pengurus Baru Garda Pemuda NasDem Nias Selatan Siap Rangkul Generasi Muda
Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil
Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi
Megawati Peringati Peristiwa Berdarah Kudatuli
Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Fenomena Kepala Daerah Andalkan Medsos Jadi Sarana Pencitraan: Menara Pasir Popularitas Pemimpin Populis
PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas
Menteri Transmigrasi Beri Pesan Khusus untuk Azka: “Zero Poverty, Belajarlah dengan Rendah Hati di Amsterdam”

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:57 WIB

Paska Kongres Jakarta, Pengurus Baru Garda Pemuda NasDem Nias Selatan Siap Rangkul Generasi Muda

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:30 WIB

Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:13 WIB

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Senin, 27 Juli 2026 - 19:01 WIB

Megawati Peringati Peristiwa Berdarah Kudatuli

Senin, 27 Juli 2026 - 10:42 WIB

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB

Opini

Nasionalisme Bung Karno: Perspektif Sosiologi Politik

Selasa, 28 Jul 2026 - 11:42 WIB