KPK Pastikan Bakal Periksa Keluarga Presiden Jokowi

- Penulis

Kamis, 12 September 2024 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung KPK Jakarta (Ist)

Gedung KPK Jakarta (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memastikan akan memanggil putra dan menantu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dan Bobby Nasution, dalam kasus dugaan gratifikasi penggunaan pesawat jet pribadi. 

“Pasti (dipanggil), cuma apakah dia duluan nanti bisa dilihat nanti. Kami kejar terus, lebih cepat lebih bagus,” ujar Ketua sementara KPK, Nawawi Pomolango di Gedung KPK, Rabu, (11/9/2024). 

Kendati demikian, kata Nawawi, pihaknya belum bisa memastikan kapan pemanggilan keluarga Presiden Jokowi itu akan dilakukan.  Namun ia memastikan proses hukum terhadap keduanya akan terus berjalan.

Saat ini, lanjut Nawawi, proses penanganan dua perkara itu tengah ditangani Direktorat Pelayanan Pelaporan dan Pengaduan Masyarakat (PLPM) KPK. 

Sebelumnya, dugaan gratifikasi itu sempat akan diproses di Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK yang dipimpin Pahala Nainggolan. Deputi ini berwenang memeriksa Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).

“Masih ditelaah di Direktorat PLPM. Nggak berhenti itu, kami cuma mindahin,” ujar dia.

Ia juga berkelakar tidak ada yang ia takuti di penghujung kepemimpinannya. “Saya agak berani ngomong, karena saya kan tinggal tiga bulan,” ujarnya.

Baca Juga:  KPK Tunggu Pergantian Panglima Koordinasi Pemanggilan Eks Kasau

Nawawi menjelaskan alasan pemindahan penanganan kasus ini. Dia menyatakan pemindahan itu karena Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK tidak memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk meminta keterangan kepada pihak  yang bukan pejabat negara.

Seperti yang diketahui, Kaesang bukan pejabat negara. Berbeda dengan sang kakak ipar yang merupakan Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Sementara di PLPM sudah memiliki SOP untuk memanggil keduanya.

Dugaan penerimaan gratifikasi itu mencuat setelah Kaesang Pangarep bersama istrinya, Erina Gudono, diketahui melancong ke Amerika Serikat menggunakan sebuah pesawat jet pribadi. 

Belakangan diketahui jet itu merupakan milik Garena, perusahaan pengembang game online yang berbasis di Singapura. Garena dimiliki oleh Sea Limited yang juga tercatat sebagai pemilik toko daring Shopee.

Setelah Kaesang, muncul pula foto eks Wali Kota Medan, Bobby Nasution menggunakan pesawat jet pribadi. Tak seperti Kaesang, Bobby menggunakan pesawat sewaan milik Titan Aviation. 

Dugaan gratifikasi mencuat karena Bobby tak mau menjelaskan siapa yang membayar sewa pesawat itu. KPK sendiri telah menerima laporan terhadap Kaesang Pangarep dan Bobby Nasution itu. 

 

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Anggota BPK Terseret dalam Pusaran Suap Blue Ray, Pakar Kontra Intelijen Pertanyakan Batas Peran Pejabat Audit Negara
Menang Babak Pertama, Kuasa Hukum Derek Prabu Maras Desak Bank Mega Transparan Soal Aset Triliunan
Dua Pelaku Pengeroyokan Yang Sebabkan 2 Remaja Tewas Di Bekasi Merupakan Residivis
Karyawan Outsourcing Bank BUMN Di Kota Bekasi Tipu Nasabah Miliaran Rupiah
Penanganan Kasus Penganiayaan di Polsek Lolowau Saling Lempar Tanggung Jawab, Kapolsek Bungkam
Pakar Kontra Intelijen: Kemunculan Anggota BPK dalam Perkara Blue Ray Bukan Sekadar Aliran Uang
Terkesan Lamban Tangani Kasus, Korban dan Kuasa Hukum Pertanyakan Kinerja Polsek Lolowau
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:41 WIB

Anggota BPK Terseret dalam Pusaran Suap Blue Ray, Pakar Kontra Intelijen Pertanyakan Batas Peran Pejabat Audit Negara

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:13 WIB

Menang Babak Pertama, Kuasa Hukum Derek Prabu Maras Desak Bank Mega Transparan Soal Aset Triliunan

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:32 WIB

Karyawan Outsourcing Bank BUMN Di Kota Bekasi Tipu Nasabah Miliaran Rupiah

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:44 WIB

Penanganan Kasus Penganiayaan di Polsek Lolowau Saling Lempar Tanggung Jawab, Kapolsek Bungkam

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:56 WIB

Pakar Kontra Intelijen: Kemunculan Anggota BPK dalam Perkara Blue Ray Bukan Sekadar Aliran Uang

Berita Terbaru