Diduga ada Praktik Komersialisasi, Penganugerahan Gelar Dokter Bahlil Lahadalia Tuai Polemik

- Editor

Minggu, 20 Oktober 2024 - 05:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Penganugrahan gelar doktor oleh Universitas Indonesia (UI) kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia, Bahlil Lahadalia terus menuai polemik.

Bahkan, sebuah petisi pun telah dibuat untuk menolak penganugerahan gelar doktor yang diberikan kepada Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Sebagaimana yang terpantau pada situs change.org, disebutkan bahwa para alumni UI menduga adanya praktik komersialisasi dalam proses penyelesaian studi S3 kepada Bahlil.

Tak hanya itu, Rocky Gerung ikut berikan komentar pedas terkait disertasi Bahlil Lahadalia yang kini sedang viral di sosial media.

Diketahui sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia baru saja mendapatkan gelar doktor atau S3.

Dirinya mendapatkan gelar tersebut dari Sekolah Kajian Stratejok Global Universitas Indonesia.

Disertasi yang dibuat Bahlil memiliki tema ‘Kebijakan Kelembagaan & Tata Kelola Hilirisasi yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Indonesia’.

Baca Juga:  Program Deradikalisasi Harus Berjalan Efektif dan Tepat Sasaran

Bahlil sendiri berhasil menjawab semua pertanyaan yang diberikan penguji dan kini lulus dengan predikat cumlaude.

Akademisi Rocky Gerung menjelaskan jika sidang tersebut memiliki conflict of interest yang janggal. Pasalnya sosok penguji yang ada di sana merupakan salah satu komisaris.

“Jadi selain soal mal administrasi yang sangat mungkin terjadi karena konflik interest antara penguji yang berkedudukan sebagai komisaris dan Bahlil sebagai politisi, itu sudah problem adminitrasi sebelum jadi problem etis kan itu sudah ada konflik interest,” jelas Rocky Gerung baru-baru ini.

Rocky Gerung kemudian menjelaskan tentang keresahan para alumni UI terkait hal ini. Para alumni UI disebut curiga dan meminta agar disertasi tersebut dikaji ulang.

“Saya ikuti teman-teman di UI itu, mengusulkan supaya dikaji ulang. Kan itu pembuktian yang lebih enak, kalau dibuka semacam ujian terbuka,” tantang Rocky.**

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Wacana Pansus Hak Angket Ijazah Gibran Bergulir di Senayan
Golkar Dukung Prabowo 2029 Cawapresnya Belakangan
Bambang Pacul Soal Putusan MK : Santai Saja Bolanya Belum Sampai
Etos Indonesia: Di Tangan Bahlil Golkar Dipola Semaunya, Adopsi Gaya Jokowi
Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah
GNK Sebut Agus Gumiwang Disingkirkan Tidak Hormat oleh Bahlil Lewat Tangan Istana
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Wacana Pansus Hak Angket Ijazah Gibran Bergulir di Senayan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:37 WIB

Golkar Dukung Prabowo 2029 Cawapresnya Belakangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Bambang Pacul Soal Putusan MK : Santai Saja Bolanya Belum Sampai

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Etos Indonesia: Di Tangan Bahlil Golkar Dipola Semaunya, Adopsi Gaya Jokowi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah

Berita Terbaru

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Mardani Ali Sera

Nasional

Wacana Pansus Hak Angket Ijazah Gibran Bergulir di Senayan

Jumat, 9 Okt 2026 - 23:42 WIB

Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia

Nasional

Golkar Dukung Prabowo 2029 Cawapresnya Belakangan

Jumat, 9 Okt 2026 - 23:37 WIB