Jakarta, Media Karya – Dari hari ke hari dukungan relawan untuk pasangan cagub-cawagub Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) terus mengalir.
Sekretaris relawan Sahabat Bang Ridwan Kamil, Ruhendar mengungkapkan relawan Sahabat Bang Ridwan Kamil setiap hari bergerak menemui masyarakat.
“Semua anggota kita setiap hari bergerak menemui masyarakat mengkampanyekan program-program yang diusung Bang Ridwan Kamil-Suswono,” ujar Ruhendar saat berbincang dengan Media Karya, Rabu (23/10).
Menurut Ruhendar, setiap anggota relawan Sahabat Bang Ridwan Kamil bergerak diwilayah tempat tinggalnya masing-masing.
“Mereka mensosialisasikan program-peogram Bang Ridwan Kamil-Suswono ke komunitas-komunitas di wilayahnya menyerap aspirasi-aspirasi yang akan kita sampaikan ke Bang Ridwan Kamil,” ujarnya lagi.
Ruhendar mengaku dirinya setiap hari bergerak menemui komunitas-komunitas masyarakat di wilayah Jakarta Pusat.
“Program-program Bang Ridwan Kamil antara lain membuat mobil curhat, car free day (CFD) per kecamatan, Pemberdayaan RW selalu kita sampaikan ke masyarakat,” bebernya.
Kata Ruhendar terkait program pemberdayaan RW yang nantinya Ketua RW akan diberi anggaran untuk melakukan inisiatif kepemimpinan membereskan Jakarta.
“Nanti setiap RW diberi anggaran dari pemerintah. Sehingga Pak RW bisa melakukan inisiatif-inisiatif kepemimpinan membereskan Jakarta. Di hampir 3 ribuan RW bergerak bersama kali 5 tahun, Bapak Ibu bisa menyaksikan perubahan luar biasa, insyaallah,” jelasnya.
Selain itu kata Ruhendat, Bang Ridwan Kamil menginginkan Jakarta menjadi lebih bahagia dan humanis dengan adanya program anak harus punya sahabat lansia. Agar transfer komunikasi antargenerasi, anak-anak mendapat kearifan dari orang tua.
“Bang Ridwan Kamil ingin Jakarta juga menjadi lebih bahagia Nanti kita ingin Jakarta lebih humanis. Insyaallah ada program nanti anak sekolah harus punya sahabat lansia. Sebulan sekali lansianya dikunjungi oleh anak sekolah, dibawa makanan, selfie-selfie. Sehingga terjadi transfer komunikasi antargenerasi. Sehingga mereka tidak hidup dalam generasinya, tapi mendapat kearifan dari orang tua-orang tuanya,” pungkasnya. (dri)










