Home / DKI

Genjot Minat Warga Naik Transportasi Massal, Loyalis Megawati Usul Pemprov Gratiskan Tarif MRT

- Editor

Kamis, 23 Januari 2025 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Loyalis Megawati di DPRD DKI Jakarta, Pendapotan Sinaga mengusulkan supaya tarif moda transportasi umum modern yakni MRT tidak dipungut biaya alias gratis.

Alasannya, dengan tarif yang gratis dipastikan minat masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi umum akan terlihat.

“Kalau tarif bagi saya sebagai yang mendukung warga Jakarta tidak perlu ada tarif itu, kalau pendapat saya ya kita gratiskan untuk warga Jakarta,” ujar Pendapotan saat ditemui di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (22/1/2024).

Politisi senior PDIP ini menilai, gratis atau tidaknya tarif bukan menjadi kebutuhan yang harus diperdebatkan. Melainkan bagaimana memastikan pembangunan MRT dapat segera selasai agar masyarakat dapat merasakan hasilnya.

“Karena itu tanggung jawab kita, yang penting bukan persoalan tarifnya untuk kelanjutan MRT. Tapi bagaimana agar cepat memfasilitasi untuk mempercepat pembangunannya,” ujarnya lagi.

Baca Juga:  Meski Ruangan Fraksi Lagi Direnovasi, Bunda Neneng Tetap Semangat Ngantor

Politisi dapil Jakarta Pusat itu menekankan, mengenai tarif sebetulnya merupakan tanggung jawab pemerintah setempat. Sebab, masyarakat pengguna moda tansportasi MRT bukan hanya warga Jakarta melainkan juga berasal dari wilayah penyangga sekitarnya.

“Karena yang menggunakan fasilitas itu ada juga masyarakat di luar Jakarta. Maka itu kerjasama antara pemerintah harus di bangun supaya subsidi masing masing ada dan ada kerja gotong royongnya,” jelasnya.

Namun, lanjut dia, meski nantinya skema pembiayaan MRT mendapat subsidi dari masing-masing pemerintah setempat. Tetap, Pemprov DKI menjadi yang paling bertanggung jawab atas penentuan tarif moda transportasi modern tersebut.

“Tarif nanti urusan Pemprov. Saya sudah diskusi soal tarif ini dari pada PSO kita sudah besar kita berikan kenapa tidak tambah PSO sekian lagi supaya gratis,” ungkapnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026
Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar
Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah
Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang
Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Danramil Taman Sari Datangi SMAN 17 Jakarta, Siswa Diimbau Hindari Tawuran dan Bullying
Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:31 WIB

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026

Senin, 2 November 2026 - 17:15 WIB

Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu

Berita Terbaru