Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Desak Kompensasi WIKA untuk Petani Terdampak Tol Harus Adil dan Sesuai

- Penulis

Selasa, 11 Februari 2025 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Bosih Awalludin.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Bosih Awalludin.

BEKASI, Mediakarya – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Bosih Awalludin, meminta PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) segera merealisasikan ganti rugi kepada petani yang sawahnya terdampak pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan Seksi 2.

“Kami berharap kompensasi yang adil dan dengan nilai yang sesuai bisa cepat terealisasi, sehingga petani tidak dirugikan,” kata Bosih kepada Forum Jurnalis Penggiat Lingkungan, Selasa (11/2/2025).

Pernyataan ini muncul setelah pihak WIKA, melalui perwakilannya Erikson, menyatakan komitmennya untuk memperbaiki gorong-gorong dan memberikan kompensasi kepada petani yang mengalami gagal panen akibat pembangunan jalan tol tersebut.

Sebelumnya, pada Selasa (4/2/2025), sejumlah aktivis dan petani padi di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menggelar aksi unjuk rasa. Mereka merasa dirugikan akibat pembangunan jalan tol yang menyebabkan tersumbatnya aliran sungai alam dan mengakibatkan kegagalan panen.

Baca Juga:  Kapolrestro Bekasi Kota Berikan Helm Kepada Pelanggar Saat Operasi Keselamatan Jaya 2022

Meski mengapresiasi respons dari pihak kontraktor tol, politisi Partai Golkar ini mengingatkan agar pembangunan infrastruktur tidak mengganggu program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Jangan sampai mengejar target pembangunan justru merugikan para petani dan mengancam program ketahanan pangan pemerintah pusat,” tegas Anggota Komisi II yang menjadi mitra kerja Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi ini. (Pri)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah
Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?
BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan
Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh
ITPLN Genjot Akreditasi Unggul, Rektor Iwa Garniwa Pastikan Lulusan Siap Kerja di Era Transisi Energi
Peringatan May Day 2026, Mbak Yuke Pastikan DPRD Akan Arahkan Kebijakan Anggaran Agar Lebih Berpihak Pada Buruh
Pakar Audit Ungkap Risiko Himbara dalam Kelola Rekening Dormant
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:20 WIB

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:57 WIB

Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh

Berita Terbaru

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran (Foto: Int)

Headline

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus (Foto: Mediakarya)

Ekonomi & Bisnis

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB