Home / DKI

SGY: RLF Milik Anggota DPRD DKI Jakarta H. M Idris: Peternakan Ayam Bangkok Berkualitas, Bukan Tempat Judi Sabung Ayam

- Editor

Minggu, 25 Mei 2025 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya –Tudingan dugaan keterlibatan anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai NasDem, H. Muhammad Idris, dalam dugaan aktivitas judi sabung ayam sempat mencuat ke publik mulai reda.

Sugiyanto, Pengamat kebijakan publik mengungkapkan Raja Laut Farm (ELF) milik M Idris di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor bukanlah tempat perjudian, tetapi murni peternakan ayam bangkok berkualitas.

“Ayam-ayam yang diternakkan di sini berasal dari bibit unggul yang diimpor langsung dari Bangkok, Thailand. Karena itulah, banyak kolektor dan penghobi ayam yang tertarik membeli ayam dari peternakannya. Penampilan ayam, teknik, hingga stamina dipertontonkan bukan untuk bertaruh, melainkan sebagai bagian dari uji kualitas sebelum transaksi,”ujar Sugiyanto kepada wartawan, Minggu (25/5)..

Selain itu, lanjut pria yang akrab disapa SGY ini Bang Idris menjabat sebagai Ketua Umum Perhimpunan Penghobi Ayam Kontes Nusantara (PPAKN).

“Dalam kapasitas tersebut, ia konsisten menyuarakan semangat “hobi tanpa judi” ke berbagai daerah di Indonesia. Ia menegaskan bahwa bagi para penggemar ayam kontes, jika ingin menggelar sebuah kontes, maka harus dilakukan sesuai aturan dan melibatkan berbagai pihak, termasuk aparat setempat, agar kegiatan tersebut legal dan tertib. Ia bahkan menyebutkan bahwa ada sejumlah event kontes ayam yang diselenggarakan oleh pihak lain yang tetap berada dalam koridor hukum dan etika penghobi,”ujarnya lagi.

Baca Juga:  Dalam Raperda Perubahan APBD 2024, Pj Gubernur Heru Fokus Penanganan Banjir, Macet Hingga Stunting

Dalam penuturannya, kata SGY Bang Idris menegaskan bahwa dirinya adalah seorang penghobi dan peternak ayam, bukan pelaku judi.

“Ayam-ayam yang ada di Raja Laut Farm adalah hasil dari budidaya peternakan yang dijalankannya secara profesional. Ayam-ayam tersebut dijual kepada para penghobi atau kolektor berdasarkan kualitas dan hasil pelatihan di area Geber, bukan melalui praktik perjudian. Dengan nada tegas namun tetap tenang, Bang Idris menyampaikan bahwa semua yang ia lakukan adalah dalam bingkai hobi yang sehat dan usaha yang sah,” bebernya.

Mengenai laporan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta, menurut SGY Bang Idris mengungkapkan bahwa BK telah meminta pelapor untuk menyerahkan bukti dalam waktu satu minggu sejak laporan diterima.

“Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, pelapor tidak mampu menyampaikan bukti apapun yang menunjukkan dirinya terlibat dalam dugaan judi sabung ayam atau pemerasan,” pungkasnya.(dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung
Munjirin Ingatkan Pemilik Gedung Antisipasi Bahaya Kebakaran
Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB
Legenda Persija Nur’alim Jabrik Apresiasi Turnamen Gatet Cup 2026
Datangkan Eks Persija Jakarta Mulki Hakim ke Pejuang Putra FC, Ketua FKRW Se Kelurahan Sangat Mengapresiasi.
Korps Alumni KNPI Jaktim: Program Pilah Sampah dari Rumah Kolaborasi Jumhur dan Pramono
Menuju Kota Global, Bangunan Gedung yang Ada di Jakarta Semuanya Laik Fungsi

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’

Senin, 28 September 2026 - 17:53 WIB

Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung

Senin, 28 September 2026 - 10:33 WIB

Munjirin Ingatkan Pemilik Gedung Antisipasi Bahaya Kebakaran

Rabu, 23 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB

Minggu, 20 September 2026 - 17:13 WIB

Legenda Persija Nur’alim Jabrik Apresiasi Turnamen Gatet Cup 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi (Istimewa)

Opini

Agensi Ekonomi Heterodoks di Indonesia

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:55 WIB