Penemuan Jasad Bayi Mengambang di Selokan Sawah Gegerkan Warga Cisaat, Sukabumi

- Penulis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI, Mediakarya – Warga Kampung Sawahlega, RT 19/04, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki yang mengambang di selokan sawah pada Kamis (21/8/2025) sekitar pukul 09.20 WIB.

Menurut Kapolres Sukabumi Kota melalui Kasubsi PDIM Ipda Ade Ruli, jasad bayi pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang hendak mengalirkan air ke sawahnya. Saat menelusuri pematang sawah hingga ke hulu dekat rel kereta api, saksi melihat ada benda mencurigakan yang menghambat aliran air. Setelah diperiksa lebih dekat, benda itu ternyata sesosok jasad bayi.

“Dia melihat benda yang menutupi saluran air, dan setelah ditelaah lebih lanjut ternyata mayat bayi. Kemudian saksi memberitahukan hal tersebut kepada warga lain untuk memastikan,” ujar Ipda Ade Ruli.

Baca Juga:  KPK Sebut Ide Penyidikan Tanpa Tersangka Tidak Terkait Kasus Apa Pun

Para saksi kemudian melaporkan temuan tersebut ke Polsek Cisaat. Tim kepolisian segera mengevakuasi jasad bayi dan membawanya ke RSUD R. Syamsudin SH untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan identifikasi awal tim Inafis Polres Sukabumi Kota, bayi ditemukan dalam kondisi telanjang, kateter masih menempel di tali pusat, dan tubuhnya sudah mengalami pembengkakan akibat terendam air. Bayi tersebut memiliki panjang sekitar 50 centimeter.

“Jenis kelaminnya laki-laki, masih ada kateter pada pusar, kondisi tubuh sudah membengkak karena terendam air,” pungkas Ipda Ade Ruli.

Pihak kepolisian saat ini masih menyelidiki kasus ini untuk mengungkap identitas orang tua bayi dan motif di balik penemuan tragis tersebut. (eka)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

IPW: Kewenangan Polri Harus Diimbangi dengan Pengawasan Eksternal
Penanganan Kasus Bea Cukai Jadi Sorotan, Transparansi Dinilai Kunci Jaga Kepercayaan Publik
Dapat Perlawanan dari Ratusan Massa, Eksekusi Pengosongan Lahan di Kota Bandung Gagal
Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 
Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal
Bea Cukai Ungkap Jutaan Batang Rokok Ilegal, Total Kerugian Negara Rp8,66 Miliar
KPK Dituding Tebang Pilih Tangani Perkara Dugaan Suap di DJBC
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:46 WIB

IPW: Kewenangan Polri Harus Diimbangi dengan Pengawasan Eksternal

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:09 WIB

Penanganan Kasus Bea Cukai Jadi Sorotan, Transparansi Dinilai Kunci Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:00 WIB

Dapat Perlawanan dari Ratusan Massa, Eksekusi Pengosongan Lahan di Kota Bandung Gagal

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:29 WIB

Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan

Berita Terbaru

Petani tebu (Sumber foto: Antaranews)

Ekonomi & Bisnis

Konsolidasi BUMN Gula dan Jerit Petani Tebu

Kamis, 11 Jun 2026 - 10:20 WIB