Sikapi Aksi Demo, FKPEN Imbau Warga Bali Tak Terpancing Isu SARA

- Penulis

Senin, 1 September 2025 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Komunikasi Paguyuban Etnis Nusantara (FKPEN) Provinsi Bali mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Bali yang multi-etnis, agar tidak terpancing isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)

Forum Komunikasi Paguyuban Etnis Nusantara (FKPEN) Provinsi Bali mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Bali yang multi-etnis, agar tidak terpancing isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)

BALI, Mediakarya – Forum Komunikasi Paguyuban Etnis Nusantara (FKPEN) Provinsi Bali mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Bali yang multi-etnis, agar tidak terpancing isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dalam menyikapi aksi demonstrasi yang marak belakangan ini.

Turut hadir penasehat Forum Komunikasi Paguyuban Etnis Nusantara (FKPEN) Yosep Yulius Diaz yang akrab disapa Yusdi Diaz, Ketua FKPEN Bali Anak Agung Bagus Ngurah Agung, Ketua Ikatan Keluarga Batak Bali (IKBB) Pontas Simamora, Ketua Forum Komunikasi Paguyuban Jawa Timur (FKPJ) Anton Wahyudi, Ketua Umum Perhimpunan Tionghoa Bali (INTI) Putu Agung Prianta, Ketua Flobamora Bali Umbu Billy, dan Ketua Badan Musyawarah Urang Sunda (BAMUS Bali) Agus Samijaya yang juga Sekretaris Forum Komunikasi Paguyuban Etnis Nusantara Bali (FKPEN Bali).

Ketua FKPEN Bali, A.A Bagus Ngurah Agung, menegaskan pihaknya menghargai kebebasan menyampaikan aspirasi, namun menolak segala bentuk anarkisme dan tindakan provokatif. “Penyampaian pendapat adalah hak setiap orang, tapi harus dilakukan sesuai aturan,” ujarnya.

Baca Juga:  Pj Heru Resmikan Pencanangan Pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA

Ia mengingatkan agar aksi penyampaian aspirasi tidak dikaitkan dengan suku, agama, ras, maupun identitas etnis tertentu. “Kerusuhan atau tindakan anarkis bukan soal etnis atau agama. Jangan dikaitkan dengan hal-hal sensitif yang bisa memecah belah. Bali ini rumah kita bersama yang damai dan multi-etnis,” tegasnya.

FKPEN juga mengimbau orang tua agar menjaga anak-anaknya, terutama yang masih di bawah umur, agar tidak ikut dalam aksi yang berpotensi berujung ricuh. Warga Bali pastinya ingin suasana Bali tetap tenang, tenteram, dan damai. Sehingga, Ngurah Agung mengajak seluruh masyarakat menjaga kondusifitas dengan tidak terprovokasi dan tetap mematuhi aturan hukum.(Bud/cvs)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Resmi Jadi Bos Kebon Sirih, Suhud Langsung Tancap Gas
Pemkot Bekasi Akan Tindak Tegas ASN Nakal Yang Ganti Plat Dinas Dengan Plat Pribadi
HUT ke-47 Tahun, Bintaro Jaya Gelar 10K Run for Education Berhasil Kumpulkan Donasi Rp245 Juta
Ditpolairud Polda Metro Jaya Ungkap Ribuan Obat Keras Di Muara Baru
Diduga Korupsi Pengurusan Izin Tinggal WNA, Tindakan Silmy Karim Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Pernyataan Pigai Sebut Jabatan Kapolri Diisi Sipil Sarat Muatan Politik
PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung
Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 14:15 WIB

Resmi Jadi Bos Kebon Sirih, Suhud Langsung Tancap Gas

Senin, 8 Juni 2026 - 12:25 WIB

Pemkot Bekasi Akan Tindak Tegas ASN Nakal Yang Ganti Plat Dinas Dengan Plat Pribadi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:46 WIB

HUT ke-47 Tahun, Bintaro Jaya Gelar 10K Run for Education Berhasil Kumpulkan Donasi Rp245 Juta

Senin, 8 Juni 2026 - 09:33 WIB

Ditpolairud Polda Metro Jaya Ungkap Ribuan Obat Keras Di Muara Baru

Senin, 8 Juni 2026 - 08:03 WIB

Diduga Korupsi Pengurusan Izin Tinggal WNA, Tindakan Silmy Karim Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Berita Terbaru